logo


Maraknya Penawaran Pinjaman Online via SMS dan WA, Kementerian Koperasi Lakukan Ini

Simak berita selengkapnya

14 Oktober 2019 13:02 WIB

Deputi bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno
Deputi bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno dok. kemenkop

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Pengawasan mengeluarkan Surat Edaran yang mewaspadai maraknya kegiatan Bank Gelap yang Berkedok Koperasi dan atau sejenisnya.

Diketahui bank gelap tersebut melakukan modus penipuan penawaran/iklan berupa pinjaman online dengan bunga murah.

Baca Juga: Prabowo Akrab dengan Pengusung Jokowi, Politisi PKS: Kami Gak Bisa Mengurusi Dapur Orang


Ditreskrimsus Polda Kalbar Bongkar Kasus Penipuan Online

Jangan Ngasal, Ngerem di Jalanan Turun Juga Ada Aturannya Lho

Deputi Bidang Pengawasan, Suparno mengatakan surat edaran yang diterbitkan pada 10 Oktober 2019 tersebut sebagai upaya pencegahan agar masyarakat berhati-hati terhadap penawaran atau iming-iming pinjaman online yang mengatasnamakan koperasi.

“Kami meminta kepada masyarakat jika ada yang menawarkan pinjaman online melalui WA atau SMS yang mengatasnamakan koperasi agar tidak dipercaya,” ujar Suparno di Jakarta, (14/19).

Dia menjelaskan Surat Edaran (SE) No. 38/SE/Dep.6/X/2019 itu meminta agar seluruh kepala dinas yang membidangi koperasi melakukan langkah pengawasan preventif terhadap koperasi yang terindikasi melakukan kegiatan bank gelap berkedok koperasi.

Tak Banyak yang Tahu, Aturan Baru: Lama Gak Ganti Ban Mobil Bisa Kena Denda Lho

"Selain itu, para kepala dinas koperasi juga diminta agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan koperasi," tuturnya.

Dalam hal ini, Suparno mengemukakan Kemenkop dan UKM telah bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk melakukan penindakan apabila ditemukan praktik penipuan pinjaman  online berkedok koperasi.

“Kepada pihak yang merasa dirugikan agar segera melaporkan kepada aparat berwajib disertai bukti-bukti yang cukup. Ini untuk menjaga marwah koperasi sebagai wadah ekonomi yang hidup di tengah masyarakat  yang mendasarkan pada saling  kerja sama dan gotong royong,” tegasnya.

Suparno menambahkan bahwa Surat Edaran serupa juga pernah dikeluarkan Deputi Bidang Pengawasan, tertanggal 13 Agustus 2019 untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dengan penawaran/iklan atau  janji yang meyakinkan termasuk pinjaman online mengatasnamakan koperasi.

Tak Hanya Pedas dan Asam, 2 Makanan Ini Juga Memicu Asam Lambung Naik

Penawaran iklan tersebut seringkali mengatasnamakan, antara lain KSP Artha Mulia, KSP Sejahtera Bersama, KSP Nasari, KSP Digital Alpha Indonesia, KSP Mastre Rupiah, KSP Indo Finance  

“Kami harap masyarakat selalu melakukan konfirmasi kepada kantor dinas koperasi apabila meragukan keabsahan pinjaman online yang mengatasnamakan koperasi,” pungkasnya.

 

Untuk Atasi Masalah, Kementerian Koperasi dan UKM Ajak Masyarakat untuk Berkoperasi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata