logo


Topan Hagibis Menerjang Jepang, Sistem Transportasi Lumpuh

berikut penjelasannya

12 Oktober 2019 10:36 WIB

liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Topan Hagibis berputar ke arah Jepang Sabtu pagi, 12 Oktober 2019. Topan dengan skala 4 dari 5 ini menerjang pantai timur Jepang.

Dikutip New York Times, Badan Meteorologi Jepang, menyatakan bahwa topan Hagibis berada sekitar 200 mil (322 km) barat daya Hachiojima, sebuah pulau kecil di lepas pantai timur dengan kecepatan angin sekitar 100 mil (160 km) per jam di pusatnya. Badai itu diperkirakan akan mendarat pada Sabtu malam.

Pada sebuah konferensi pers Jumat pagi, Badan Meteorologi Jepang telah memperingatkan bahwa dampak Topan Hagibis bisa separah Topan Kanogawa, salah satu yang paling mematikan dan telah menewaskan lebih dari 1.200 orang saat menghantam wilayah Shizuoka dan wilayah Tokyo pada tahun 1958.


Donald Trump Beri Pernyataan Keras soal Sikap China ke Hong Kong

Badan itu juga mengeluarkan pertanyataan bahwa wilayah Tenggara Tokai kemungkinan besar dilanda banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi dalm kurun waktu 24 jam, termasuk Tokyo. Badan itu memperingatkan akan adanya banjir, tanah longsor dan gelombang setinggi 42 kaki di sepanjang pantai.

Akibat dari hal tersebut, layanan listrik untuk beberapa daerah telah dipadamkan serta layanan transportasi seperti kereta api dari Tokyo-Osaka-Fukuoka serta semua penerbangan domestik maupun internasional sementara telah dibatalkan.

7 Fakta Unik yang Hanya Ada di Jepang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia