logo


Penunggak BPJS Tak Bisa Buat SIM, Rizal Ramli: Masak Buat Cari Makan Aja Dibikin Susah

Simak berita selengkapnya

11 Oktober 2019 10:09 WIB

Rizal Ramli.
Rizal Ramli. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah berencana akan mengeluarkan sanksi kepada penunggak BPJS Kesehatan dengan cara penunggak tidak bisa mengakses pelayanan publik, salah satunya adalah pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menanggapi hal tersebut, ekonom senior Rizal Ramli mengatakan sanksi tersebut terlalu mengada-ada.

Baca Juga: Kogasma Partai Demokrat Telah Dibubarkan, Begini Sekarang Nasibnya AHY


Penunggak Iuran BPJS Gak Bisa Urus SIM, KTP, Said Didu: Jika Rakyat Kompak Gak Bayar BPJS....

Soal Penyerangan Wiranto, PKS: Prosedur Pengamanan Mesti Dievaluasi

"Saya enggak setuju sanksinya misalnya soal SIM tadi. Buat rakyat kita, SIM itu buat kerja kok, ngojek dan seterusnya," ujar Rizal Ramli dalam acara talkshow di tvOne, Rabu (9/10).

"Saya enggak setuju itu, yang enggak bayar (BPJS) enggak bisa bikin SIM. Ini kejam banget, buat rakyat di bawah punya SIM itu bisa ngojek, masak buat cari makan saja dibikin susah," imbuhnya.

Maka dari itu, ia memberikan solusi agar menaikkan iuran BPJS dari korporasi dan bukan dari peserta mandiri. Ia menilai kenaikan iurang BPJS dari korporasi belum optimal. Selain itu, harus dilakukan pembenahan sistem IT BPJS.

Iuran BPJS Kesehatan Naik, JK: Tidak Akan Membebani Orang Miskin

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata