logo


Ukuran Tahu Tempe Tidak Lagi "Jantan" (1)

Saat ini harga kedelai sudah berada di kisaran Rp 8500- Rp 12.500.

16 Maret 2015 08:22 WIB

Perajin tahu tempe
Perajin tahu tempe

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar sangat mempengaruhi fluktuasi harga kedelai. Bayangkan saja dengan nilai tukar saat ini sekitar Rp 13.000 per dollar AS membuat harga kedelai makin melonjak.

Saat ini harga kedelai sudah berada di kisaran Rp 8500- Rp 12.500. Padahal sebelumnya harga kedelai masih berada di kisaran Rp 7.500 per kilogram. Tentu saja dengan faktor tersebut membuat perajin tempe dan tahu makin menjerit.

Kondisi ini diakui oleh Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin. Para perajin tahu tempe sekarang harus memutar otak agar mereka tetap bisa berproduksi meski margin usaha makin tipis. "Harga kedelai saat ini mengalami kenaikan," katanya.


Ini yang Dilakukan Pembuat Tahu Terkait Menguatnya Dollar

Di Amerika Serikat (AS), besaran kenaikan harga kedelai terjadi antara 20% hingga 30%. Puncak kenaikan biasanya terjadi pada pada bulan Mei dan Juli. Saat itu pasokan kedelai berkurang sedangkan kebutuhan meningkat terutama pada bulan puasa nanti.

Aip menjelaskan saat ini, kebutuhan kedelai dalam negeri mencapai 2 juta ton per tahun dan sebanyak 80% di antaranya impor. Para produsen tahu juga sudah mulai mengeluhkan kenaikan harga kedelai ini.

Menurutnya, selain karena faktor pelemahan rupiah tersebut, distribusi kedelai di dalam negeri masih buruk. "Tata niaga yang buruk membuat harga makin tidak terkendali. Saat ini ada yang menjual kedelai dengan harga Rp 8.500 per kg bahkan ada yang menjual sampai Rp 12.500 per kg," katanya.

Dia juga menambahkan kondisi kenaikan bakal semakin lama karena faktor musim panen yang telah berlalu. Biasanya panen kedelai pada bulan September hingga Desember. Sementara pada bulan Maret hingga Juli, harga biasanya naik akibat pasokan berkurang. Biasanya pada musim panen harga kedelai sebesar US$ 10 per bushel (satu bushel sekitar 27 kg).

BERSAMBUNG KE TULISAN 2 BRO!

Rupiah Anjlok, Perajin Tempe Pekalongan Mulai Kelabakan

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid