logo


Gerindra Masuk Kabinet Jokowi-Ma’ruf, Analis: Jadi Seperti Dagelan

Simak berita selengkapnya

9 Oktober 2019 22:40 WIB

IG @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Gerindra dikabarkan akan turut serta dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Mendengar kabar itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengungkapkan tidak seharusnya mengajak kalangan oposisi untuk merapat ke kabinet.

“Rekonsiliasi itu tidak harus bagi-bagi kekuasaan politik. Tidak harus dapat jatah menteri,” kata Adi sebagaimana dikutip dari Antara, (09/10).


Fadli Zon Jadi Menteri Jokowi? Pengamat: Akan Tampak Aneh

Pengajar FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengingatkan kembali jika Gerindra seringkali berseberangan dengan pemerintah, terhadap kebijakannya.

Sebut saja pada pemilu sebelumnya, Gerindra menjadi simbol kental oposisi yang mengawasi berjalannya pemerintahan sekarang.

“Kalau akhirnya Gerindra dapat posisi menteri, apa yang kemudian bisa dijelaskan kepada rakyat? Semuanya kan jadi seperti dagelan,” ujar dia.

Menurut dia, pemilu merupakan sebuah kompetisi yang menghasilkan konsekuensi. Pemenang akan menjadi penguasa, yang kalah menjadi oposisi. Begitu mazhab politik yang dianut.

Masuknya oposisi ke dalam pemerintahan justru menjadi pelajaran politik yang buruk bagi rakyat. Bisa saja rakyat kian apatis terhadap partai politik dan mengabaikan pemilu.

“Untuk apa kalau semuanya akhirnya berkongsi?” tegasnya.

Fix, Gerindra Akan Gelar Rakernas di Hambalang

Halaman: 
Penulis : Iskandar