logo


Pencalonan Gibran Dianggap Dinasti Politik Jokowi, Puan: Kalau Memang Cita-citanya

Puan mempersilakan Gibran untuk mendaftar sebagai bakal cawalkot Solo

9 Oktober 2019 17:39 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wacana majunya putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming di Pilwakot Solo 2020 dinilai sebagai dinasti politik. Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menyebut bahwa Gibran pasti memiliki cita-cita untuk memperbaiki Solo.

"Tanyanya ke yang bersangkutan cita-citanya apa. Pasti semua orang itu mempunyai keinginan dan tujuan serta cita-cita. Kalau memang cita-citanya itu dianggap bisa memperbaiki Solo, ya itu kan hak setiap warga negara," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).

Kabar tersebut berhembus usai Gibran mendaftar sebagai kader PDIP beberapa waktu lalu. Puan mengatakan bahwa partainya memiliki mekanisme dalam menjaring para calon kepala daerah.


Ingin Maju Pilwakot Solo, Ganjar Pranowo Sarankan Gibran, "Jadi Aktivis Politik Akan Jauh Lebih Baik"

"Ya semua, apa namanya, orang itu punya, berhak dan punya hak untuk bisa mencalonkan dirinya dalam Pilkada 2020. Tapi PDIP kan punya mekanisme," jelasnya.

Namun, ia mempersilakan Gibran untuk mendaftar sebagai bakal cawalkot Solo.

"Ya jadi monggo saja kalau mau mendaftar," ucap Puan.

Sebelumnya, Founder lembaga survei Indo Barometer M Qodari, menilai pencalonan Gibran di Pilwakot Solo bisa dibaca sebagai dinasti politik Jokowi.

"Mau nggak mau orang akan membaca seperti itu karena dinasti politik terdefinisi di mana keluarga menjadi penerus atau menjadi suksesor untuk jabatan publik, terutama kepala daerah dan kepala pemerintahan," kata Qodari kepada wartawan, Rabu (9/10).

Siap Dukung Gibran di Pilwakot Solo, PKB: Yang Penting Visi dan Komitmen

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata