logo


Gerindra Singgung Presiden Pilih Partai Pendukung atau Rakyat, Najwa Shihab: Rakyat Mana yang Anda Maksud?

Simak berita selengkapnya

9 Oktober 2019 15:00 WIB

Najwa Shihab.
Najwa Shihab. Instagram @najwashihab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perang komentar terkait persoalan revisi UU KPK terjadi di media sosial Instagram. Kali ini, adu argumen melibatkan jurnalis Najwa Shihab dan Partai Gerindra di unggahan akun resmi @gerindra.

Pada unggahan cuplikan videonya, disertakan juga thumbnail Ketua Partai NasDem Surya Paloh dan diimbuhi keterangan yang menyentil Presiden Joko Widodo.

“RUU KPK, Presiden @jokowi pilih partai pendukung atau rakyat?” tutur Gerindra dalam keterangannya.


Wacana Gerindra Masuk Kabinet, PDIP Ingatkan Jokowi, "Kata Bu Mega kan...."

Tak lama berselang, unggahan itu dibanjiri komentar, tak terkecuali oleh Najwa Shihab yang ingin menegaskan maksud ‘rakyat’ dalam keterangan video tersebut.

Menurut Najwa, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi, yang merupakan kader Gerindra, menolak masukan publik terkait UU KPK. Padahal sebelumnya, Fraksi Gerindra di DPR menyatakan menolak revisi UU KPK.

“Fraksi anda secara resmi setuju terhadap Revisi UU KPK. Kader anda Ketua Baleg yang memimpin pembahasan revisi UU secara kilat dan menolak masukan publik. Lalu publik/rakyat mana yang anda maksud @gerindra,” tanya Najwa, (08/10).

Mengetahui pertanyaan tersebut, Gerindra menyampaikan alasan berubahnya sikap partai. Keputusan Baleg atas RUU KPK didasari musyawarah. Kalah suara dibandingkan delapan fraksi lainnya, Gerindra dan PKS akhirnya menerima keputusan yag ada.

“Baik kak @najwashihab, pengambilan keputusan Baleg Revisi RUU KPK adalah kolektif kolegial. Anggota legislasi FPDIP 14 orang, Golkar 11 orang, Gerindra 9 orang, NasDem 5 orang, PKB 6 orang, PPP 5 orang, dan PAN 5 orang. Dalam hal ini Gerindra dan PKS menolak, namun karena mayoritas fraksi (8 dari 10) menyetujui, akhirnya Fraksi Gerindra harus menghormati keputusan mayoritas fraksi,” tulis @gerindra.

Rakernas Gerindra Sempat Ditunda, Jubir Prabowo: Kemungkinan Akan Digelar Pada Bulan...

Halaman: 
Penulis : Iskandar