logo


Tau Ga sih, Ternyata Hujan Ada Banyak Jenis lho

berikut penjelasannya

9 Oktober 2019 11:56 WIB

Ilustrasi hujan(kulkann)
Ilustrasi hujan(kulkann)
dibaca 151 x

Setelah mengalami musim kemarau yang cukup panjang banyak daerah di Indonesia, pada Selasa malam (9/10/2019) hampir seluruh wilayah di Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan lebat.

Indonesia adalah negara yang mempunyai curah hujan yang tinggi, sebagai negara yang beriklim tropis banyak diantara masyarakatnya yang tidak mengetahui jenis-jenis hujan.

Berikut adalah jenis-jenis hujan berdasarkan proses terjadinya yang diklasifikasikan menjadi enam jenis:


Ditantang Uya Kuya, Deddy Corbuzier Pakai Baju Seharga Mobil

1. Hujan Siklonal

Hujan ini akan terjadi jika ada suhu udara yang panas, lalu suhu lingkungan yang tinggi serta bersamaan dengan adanya angin yang berputar–putar. Jenis hujan siklonal umumnya hanya dapat terjadi di daerah sekitar katulistiwa. Ciri identik dari hujan ini bisa dilihat dengan mendung gelap pekat secara mendadak dan menghasilkan guyuran hujan yang sangat deras.

2. Hujan Orografis

Foto : guruips.com
Hujan ini terjadi akibat pergerakan awan ke arah horizontal yang dibawa angin. Angin tersebut harus melewati pegunungan yang akan mengakibatkan suhu angin dingin dan akan menyebabkan proses kondensasi atau proses melewati pengunungan.

3. Hujan Senithal (Zenithal)

Hujan zenithal atau hujan konveksi ini juga terjadi karena ada pertemuan angin pasat timur laut dengan angin pasat tenggara, yang mengakibatkan gumpalan dan juga naik secara vertikal karena pemanasan dari atas awan. Hujan jenis ini juga umumnya hanya terjadi di sekitar katulistiwa, hujan ini biasanya ditandai dengan awan hitam atau gelap.

4. Hujan Frontal

Foto : guruips.com
Hujan ini terjadi akibat pertemuan massa udara dingin dengan massa udara panas. Pertemuan kedua udara tersebut terjadi pada sebuah tempat yang bernama “bidang front”. Pertemuan ini mengakibatkan masa udara dingin berada di bawah dan menstimulasi terjadinya hujan di sekitar bidang front.

5. Hujan Muson


Hujan muson atau hujan musiman ini akan terjadi jika angin bergerak secara semu tahunan matahari dengan garis balik utara dan juga garis balik selatan. Hujan ini diakibatkan pengaruh angin muson. Di Indonesia, jenis jenis hujan ini terjadi antara Oktober sampai April, sementara di kawasan Asia Timur terjadi antara Mei sampai Agustus.

6. Hujan Buatan


Hujan ini terjadi akibat campur tangan manusia dalam memanipulasi keadaan fisik atmosfer lokal, tepatnya dengan memanfaatkan proses tumbuhkan dan penggabungan dalam pembentukan awan (ice nucleation), bahan yang biasa digunakan adalah garam (NaCl). Hujan ini biasanya dibuat ketika musim kemarau yang berkepanjangan.

Ditulis oleh: danny wahyudi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Dulu Dianggap Seram, Sekarang Jadi Peliharaan...

Halaman: 
Admin : Tino Aditia