logo


Anggota DPR Minimal Pendikan SMA, Fahri Hamzah: Rakyat Bukan Tunduk pada yang Bergelar

Simak berita selengkapnya

9 Oktober 2019 10:35 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengomentari soal syarat untuk menjadi anggota dewan DPR RI adalah SMA. Sementara tenaga ahli harus berpendidikan minimal S2 atau S1.

Menurut Fahri, saat ini jika seseorang ingin mencalonkan diri sebagai presiden juga minimal berpendidikan SMA.

Baca Juga: Tegaska DPR Akan Kritis ke Kebijakan Pemerintah, Puan: Bukan Berarti Kita Tukang Stempel


Fahri Hamzah: Orang yang Dapat Award Bersih Tertangkap KPK, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Pemerintah Jakarta Anggarkan 166,2 M untuk Bangun Septic Tank, Ferinand: Termahal di Dunia

"Anda harus memakai nalar demokrasi dan sistem perwakilan, presiden syaratnya juga SMA, tidak harus profesor doktor karena konspe elected official maka suara rakyat dihargai tinggi, gelar tunduk kepada yang dipilih rakyat bukan pilihan rakyat tunduk kepada yang bergelar," tulis Fahri Hamzah di laman Twitternya, Rabu (9/10).

Ia menambahkan bahwa banyak orang saat ini salah paham dengn demokrasi bisa menjamin kebenaran. Menurutnya, demokrasi hanya menjamin partisipasi bukan kebenaran.

"Salah satu salah paham yang paling besar tentang demokrasi adalah bahwa "demokrasi tidak dapat menjamin kebenaran, demokrasi hanya menjamin partisipasi'. COBA PIKIRKAN ULANG. Mungkin Anda termasuk yang salah paham," tandasnya.

Dahnil ke Jokowi: Ambil Fahri Hamzah Sebagai Pembantu Presiden

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata