logo


Wacana Gerindra Masuk Kabinet, PDIP Ingatkan Jokowi, "Kata Bu Mega kan...."

Simak berita selengkapnya

9 Oktober 2019 08:56 WIB

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Joko Widodo.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Joko Widodo. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi soal wacana masuknya Partai Gerindra ke kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Ia memprediksi bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memprioritaskan orang-orang di partai politik di Koalisi Indonesia Kerja pendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 lalu.

Baca Juga: PSI ke Warga Jakarta, "yang Belum Punya Jamban, Numpang BAB di Rumah Dinas Anies"


Dahnil ke Jokowi: Ambil Fahri Hamzah Sebagai Pembantu Presiden

Sesalkan Cover Majalah Tempo Soal Perppu KPK, PDIP: Cermin Kemunduran Kualitas Jurnalistik

"Skala prioritas Pak Jokowi adalah mengedepankan terlebih dahulu para menteri terutama yang berasal dari unsur kepartaian Koalisi Indonesia Kerja," ujar Hasto di Jakarta, Selasa (8/10).

Ia juga mengingatkan Presiden Jokowi untuk selalu ingat pesan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekanoputri untuk memprioritaskan PDIP dengan kursi terbanyak di kabinet.

"Ya, kata Ibu Mega kan sebanyak-banyaknya. Tetapi, kita juga tahu bahwa PDI Perjuangan ini tidak kemaruk," imbuhnya.

Kemensos Imbau, "Masyarakat Bijaksana Hadapi Fenomena Aging Population"

Meskipun begitu, ia menyerahkan keputusan kepada Jokowi karena kabinet merupakan hak prerogatif presiden yang tidak bisa diganggu gugat.

"Terkait susunan kabinet itu hak prerogatif presiden, tapi tentu dalam demokrasi yang sehat koalisi sebelum pilpres dan pasca pilpres di dalam kabinet itu seharusnya senafas dan sebangun," tandasnya.

Gerindra Cocok dengan Kursi Menhan, Sekjen PDIP: Tunggu, Kita Dahulukan Koalisi KIK

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata