logo


Koperasi Wanita Rurum Megai Jual Ratusan Produknya Hingga ke Luar Negeri

Lewat koperasi mereka menunjukkan kemampuan sebagai pengrajin yang mampu memproduksi kerajinan unggulan

8 Oktober 2019 21:05 WIB

Koperasi Wanita Rurum Megai di desa Liang Butan Long Bawan, Krayan, Kalimantan Utara
Koperasi Wanita Rurum Megai di desa Liang Butan Long Bawan, Krayan, Kalimantan Utara Dok.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koperasi Wanita Rurum Megai adalah gambaran perjuangan ekonomi perempuan-perempuan desa Liang Butan Long Bawan, Krayan, Kalimantan Utara. Lewat koperasi mereka menunjukkan kemampuan sebagai pengrajin yang mampu memproduksi kerajinan unggulan.

Koperasi yang berdiri sejak 2009 membina 25 pengrajin yang membuat tas, produk rotan dan bambu, tikar biru dan lainnya. Ada sekitar 30 jenis produk yang mereka hasilkan. Uniknya kerajinan tersebut menggunakan bahan baku dari temar, bambu, akar pandan, daun pandan dan rotan yang berasal dari lingkungan sekitar.

Ketua Koperasi Wanita Rurum Megai, Rego, mengatakan setiap bulan koperasi dapat menjual 500 buah produk ke berbagai daerah bahkan luar negeri.


Dorong Pengesahaan RUU Perkoperasian, Kemenkop UKM: Gerakan Koperasi Tersandera Aturan Lama

"Produk-produk kerajinan koperasi kami jual ke Nunukan, Tanjung Selor, Tarakan, bahkan ke Malaysia, Limbang dan Brunei," kata Rego di dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Selasa (8/10).

Rego menjelaskan koperasi Rurum Megai yang berarti persatuan wanita pengrajin ini memiliki motto Bersama Koperasi Membuka Lapangan Usaha.

Melalui Koperasi Wanita, Kemenkop Ajak Perempuan untuk Berwirausaha

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata