logo


Menkominfo Sebut Regulasi IMEI Dapat Selamatkan Pendapatan Negara Senilai Triliunan Rupiah

Simak berita selengkapnya

8 Oktober 2019 19:45 WIB

Menkominfo Rudiantara.
Menkominfo Rudiantara. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sebelumnya, pemerintah mempunyai target regulasi IMEI akan ditandatangani pada Agustus lalu. Hingga sekarang, regulasi tentang International Mobile Equipment Identity (IMEI) sedang menunggu tanda tangan tiga menteri. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Rudi juga menuturkan jika peraturan tersebut segera diselesaikan maka pendapatan negara senilai triliunan rupiah bisa terselamatkan.

“Saya sudah siap, bahkan sudah mendapat surat dari Menko Polhukam. Tinggal tanda tangannya, harus bareng dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan,” ucap Rudiantara dikutip dari Antara, (08/10).


Berharap Koperasi Manfaatkan Teknologi Digital, Kemenkop UKM Ingin Rangkul Milenial

Berbekal Sistem Basis Data IMEI Nasional (Sibina), keabsahan nomor IMEI yang berada di dalam negeri bisa teridentifikasi. Sistem tersebut memiliki mekanisme yang jelas dan terlindungi enkripsi sehingga menjamin keamanan.

Jaminan keamanan juga disampaikan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Pasalnya, pencatatan IMEI disertai dengan sejumlah data pendukung yang nantinya menghasilkan data yang unik. Data pendamping itu berasal dari operator seluler yang dilindungi enkripsi. Jadi, hanya pemilik data yang dapat membukanya.

Selain itu, menurut Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) Hasan Aulia menyebut regulasi tentang IMEI sangat mempengaruhi iklim bisnis ponsel di Indonesia.

“Supaya kita menciptakan iklim investasi dan bisnis yang sehat,” ujar Hasan satu bulan sebelumnya.

Transformasi Ekonomi Digital, BIG Agent Jadi Penghubung Jutaan Pekerja dengan Pemilik Bisnis

Halaman: 
Penulis : Iskandar