logo


Sikapi Ancaman Keutuhan Bangsa, Kominfo Inisiasi Gerakan Bagimu Negeri

Direktur Jenderal IKP mengungkapkan gerakan ini didasari keprihatinan

8 Oktober 2019 18:21 WIB

Gerakan Padamu Negeri
Gerakan Padamu Negeri dok. Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Informasi dan Telekomunikasi (Kominfo) merasa prihatin dengan kondisi bangsa dari ancaman keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Direjen IKP) Kominfo menggandeng Dewan Ketahanan Nasional, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Dewan Pengawas LPP TVRI, dan Dewan Pengawas LPP RRI, menginiasiasi Gerakan Bagimu Negeri: Mana Baktimu!

Direktur Jenderal IKP, Widodo Muktiyo mengungkapkan gerakan ini didasari keprihatinannya atas kondisi bangsa belakangan ini.


Cita-cita Bocah Obesitas Asal Kawarang, Ingin Bertemu Presiden Jokowi!

“Gerakan ini didasari keprihatinan atas berbagai ancaman keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Gerakan bertujuan untuk melakukan aktivitas komunikasi yang mendukung ketahanan nasional dengan melibatkan semua elemen bangsa. Targetnya adalah positive knowledge buat bangsa,” ujar Widodo di Jakarta (07/10).

Widodo juga menambahkan logo dari kegiatan ini menggambarkan keragaman bangsa yang dinamis dengan gaya milenial, disertai simbol kepulauan Indonesia yang merupakan cermin kesatuan NKRI.

"Gerakan Bagimu Negeri akan menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia punya banyak keragaman informasi yang positif yang mendukung kemajuan Kesatuan Republik Indonesia," imbuhnya.

Gerakan ini akan mengamplifikasi berbagai kegiatan pada Hari-Hari Besar Nasional. Puncak kegiatan pertama akan dilaksanakan pada hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019 mendatang.

Senada dengan Dirjen IKP, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Arief H. Thamrin, berpendapat gerakan ini bukan bersifat dokmatif tapi gerakan ini bersifat partisipatif.

“Pendekatannya lebih kekinian sehingga tidak bersifat doktrin, sifatnya inspiratif, mengundang partisipasi aktif semua elemen anak bangsa untuk menjaga nilai-nilai pancasila dan ketahanan nasional,” ujar Arief.

Turut hadir Brigjen. TNI Budi Pramono dari Dewan Ketahanan Nasional, dan Ketua Dewan Pengawas LPP Radio Republik Indonesia (RRI) Mistam.

Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Ini Komentar Kocak Netizen

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman