logo


Sekjen PA 212 Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan Relawan Jokowi

berikut penjelasannya

8 Oktober 2019 11:29 WIB

bogor.net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus penculikan yang disertai dengan penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng, pegiat media sosial sekaligus relawan Jokowi.

Penyidik Polda Metro Jaya juga telah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai salah satu tersangka kasus tersebut.

"Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dilansir dari detiknews.


Akui Kecewa, Gerindra: "Katanya Mau Rekonsiliasi, Tapi Kita Minta Kursi Ketua MPR Tidak Ada yang Setuju"

Meski statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka, namun Argo belum memastikan apakah Bernard akan ditahan atau tidak karena surat penahanan belum diserahkan kepadanya dan masih berada di tangan penyidik.

"Saya cek dulu surat (penahanannya) sudah ada atau belum," tambahnya.

Seperti yang diketahui, Bernard, selaku Sekjen PA 212, telah menjalani pemeriksaan sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini ditetapkan menjadi tersangka.

Bernard turut berperan dalam mengintimidasi Ninoy Karundeng. Polisi menyebut bahwa ia berada di TKP ketika relawan Jokowi tersebut diculik dan dianiaya.

"Itu ada di lokasi ikut mengintimidasi dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Itu adalah Sekjen PA 212," kata Kombes Argo, .

Peran 11 tersangka tersebut berbeda-beda, seperti merekam, menyebarkan video, mengintimidasi, dan melakukan tindak penganiayaan. Selain itu, ada pula yang mengancam akan membunuh Ninoy.

Kasus ini muncul setelah Ninoy Karundeng diculik oleh sekelompok orang saat berada di tengah aksi demo di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat. Saat itu, ia tengah mengambil gambar orang-orang yang terkena gas air mata saat demo pada Senin (30/9).

Gerindra Minta Jatah Menteri, Sufmi Dasco: "Kita Tawarkan Konsepnya ke Pemerintah"

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia