logo


Istana ke Gerindra, "Ndak Usah Main Isu, Baperan-baperan Udah Kelar"

Simak berita selengkapnya

8 Oktober 2019 10:41 WIB

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Gerindra mengklaim bahwa pihaknya mendapat tawaran dari Istana untuk bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Menanggapi hal tersebut, Staf Ahli Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin membantah hal tersebut dan meminta Gerindra untuk tidak bermain isu.

Baca Juga: Fahri Hamzah: Orang yang Dapat Award Bersih Tertangkap KPK, Apa yang Sebenarnya Terjadi?


Soal Isu Gerindra Merapat ke Jokowi, Puan Maharani: Setuju Gak Setuju....

Bamsoet Pasang Badan untuk Jokowi, Ferdinand: Astaga!! Jadi Ketua MPR Kok Jadi Pengawal....

"Ya ndak usah main isu, ndak usah main isu, ndak usah main isu. Semua kewenangan itu ada di tangan Presiden," ujar Ngabalin yang dilansir dari Kumparan.com (8/10).

Di mana pernyataan dari Gerindra tersebut diwakilkan oleh Waketum Gerindra, Ahmad Muzani. Dan Ngabalin menyayangkan pernyataan tersebut muncul dari Muzani. Ia juga menegaskan soal kabiner merupakan hak dari Presiden.

"Enggak usah main isula. Baperan-baperan itu sudah kelar, sudah selesai. Sekarang orang itu lagi berpikir membangun negara. Kalau mau pikir negara mau bicara negara, monggo," imbuhnya.

Pamit Sebagai Mendagri, Tjahjo Kumolo: Karena yang Minat Banyak Sekali Jadi Menteri

"Kan itu kewenangan presiden kalau setingkat orang-orang hebar begitu kemudian bicara orang ke pinggir istana, ono ene ono ene, jangan dong. Masak kelasnya pinggiran istana, masih mending bicara sama saya," tandasnya.

Gerindra Minta Jatah Menteri, Sufmi Dasco: "Kita Tawarkan Konsepnya ke Pemerintah"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata