logo


Satwa Unik dan Langka Asli Indonesia Ini Sekarang Jumlahnya Bisa Dihitung dengan Jari

berikut penjelasannya

7 Oktober 2019 14:29 WIB

tirto.id
tirto.id
dibaca 170 x

Tidak hanya kaya akan mineral dan hasil tambang, Indonesia juga kaya akan flora dan fauna. Keanekaragaman flora dan fauna yang di miliki oleh Indonesia ini terjadi karena letak geografis Indonesia yang berada pada wilayah peralihan antara Asiatik dan Austrakis.

Namun, seiring dengan eksploitasi hutan dan berbagai kerusakan ekosistem, tercatat ada 294 jenis flora dan fauna Indonesia yang termasuk kedalam daftar spesies yang terancam punah dan wajib dilindungin.

Perlu dipahami sebenarnya dalam Konservasi tidak ada istilah hewan langka akan tetapi ada istilah "hewan terancam punah" seperti yang digunakan oleh lembaga atau organisasi konservasi IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources)


Anime Ini Terinspirasi dari Judul Lagu dan Band Terkenal

Berikut beberapa hewan khas Indonesia yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari.

1. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis)

Gajah Sumatera ini tergolong ke dalam satwa yang terancam punah. Berdasarkan daftar merah spesies terancam punah yang dikeluarkan oleh lembaga internasional IUCN. 65% kepunahannya berasal dari ulah manusia yang terus memburunya secara ilegal. 30% kepunahannya berasal dari racun yang di buat oleh manusia. Populasi gajah Sumatera semakin hari semakin memperihatinkan.

Menurut data yang dihimpun dalam 25 tahun belakangan ini gajah sumatera ini sudah kehilangan sekitar 70% habitatnya. Herbivora raksasa ini tergolong cerdas dibandingkan mamalia darat lainnya.

2. Komodo (Varanus Komodoensis)


Sepesies biawak besar ini sekarang mendapatkan perlindungan di bawah peraturan pemerintahan Indonesia. Sebuah Taman Nasional Komodo didirikan dengan tujuan untuk melindungi kelestariannya. Tempat tinggal utama kadal raksasa tersebut sekarang ini cuman berada di pulau komodo di Nusa Tenggara Timur.

Binatang komodo didokumentasikan pertama kali oleh orang Eropa di tahun 1910. Nama binatang pemakan daging ini menjadi begitu terkenal sesudah tahun 1912.

3. Orangutan Sumatera (Pongo abelii)


Orangutan Sumatera adalah jenis yang paling terancam punah. Berdasarkan laporan dari IUCN pada 75 tahun belakangan ini populasi orangutan Sumatera mengalami penurunan signifikan mencapai sebesar 80%. Populasinya kini hanya mencapai 14.600 ekor. Hewan yang memiliki rata-rata berat 91 Kg, habitatnya berada di hutan hujan tropis dataran rendah serta hutan rawa gambut.

4. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)


Harimau sumatera ini sekarang tergolong dalam kategori fauna kritis atau hewan langka yang terancam punah. Populasi harimau sumatera ini tidak lebih dari 300 ekor. Karena menurut WWF jenis harimau ini merupakan salah satu dari 6 sub spesies harimau yang masih bertahan hidup sampai sekarang ini.

5. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)


Badak jawa adalah hewan mamalia yang terancam punah. Salah satu hewan langkah di dunia tersebut masuk kategori sangat terancam atau critically endangered. Hewan ini juga disebut sebagai badak bercula satu. Binatang ini hanya bisa dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon.

Taman Nasional Ujung Kulon adalah satu-satunya tempat habitat terakhir bagi hewan itu hidup. Sekarang ini, populasinya tinggal 50 ekor. Populasi badak jawa di Vietnam bahkan sudah benar-benar punah. Hewan itu mulai dilindungi pemerintah Indonesia semenjak 1931. Jika tidak dilindungi tentu hewan ini sudah punah sejak lama.

Ditulis oleh: Dede Satria

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Tanam 300.074 Mangrove, TNI Pecahkan Rekor MURI

Halaman: 
Admin : Tino Aditia