logo


Ada Polwan Terpapar Radikalisme, Andy Rifai Antisipasi dan Lakukan Pengawasan

Simak berita selengkapnya

7 Oktober 2019 10:08 WIB

Kapolres Solo, AKBP Andy Rifai, bersama empat pejabat baru yang menempati posisi di jajaran Polresta Solo, di halaman Mapolresta Solo, Kamis (3/10).
Kapolres Solo, AKBP Andy Rifai, bersama empat pejabat baru yang menempati posisi di jajaran Polresta Solo, di halaman Mapolresta Solo, Kamis (3/10). Tribun

SOLO, JITUNEWS.COM - Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, menanggapi ditangkapnya seorang Polwan berinisial NOS oleh Densus 88 Antiteror karena terpapar radikalisme.

"Kami tetap antisipasi dan lakukan pengawasan," kata AKBP Andy Rifai, Jumat (4/10/2019).

Baca Juga: Anggaran Renovasi Rumah Dinas Anies Capai 2,4 M, PDIP Tanggapi, "Rumahnya Masih Bagus"


BNPT: Paham Radikalisme Tumbuh dan Dipupuk Berkat Media Sosial

Seperti yang diketahui Densus 88 mengamankan seorang Polwan yang berdinas di Polda Maluku Utara berinisial NOS. Polwan berpangkat Bripda itu diduga terpapar radikalisme di Bantul, Yogyakarta.

Informasi yang didapat Tribunnews.com (4/10), Polwan NOS terpapar radikalisme karena bertemu orang yang salah ketika ingin memperdalam ajaran agama.

Mabes Polri menduga Polwan bernama Nesti Ode Samili (NOS) yang berpangkat Bripda, terpapar paham radikalisme dari media sosial.

Mengejutkan! Jelang Pilkada 2020, Gerindra Tunjuk Sandiaga Uno Sebagai....

"Dia terpapar paham ISIS melalui media sosial," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, yang dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (4/10/2019).

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan yang bersangkutan telah dua kali diamankan oleh Densus 88 Antiteror karena diduga berafiliasi kepada kelompok Islamic State of Iraq dan Syria (ISIS).

Namun, Asep menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap Bripda NOS.

"Diduga terafiliasi dengan ISIS. Masih dilakukan pendalaman," kata Asep.



Minta Bantuan BNPT, Ketua Pansel Cegah Capim KPK Terindikasi Radikalisme

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata