logo


Demi Tingkatkan Pendapatan Daerah, Anies Diminta PAN DKI Agar Naikkan Pajak Hiburan

Simak berita selengkapnya

7 Oktober 2019 05:00 WIB

Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat
Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendapatan dari pajak hiburan di kawasan Jakarta dirasa masih belum optimal. Itu pula yang sedang dinilai oleh Ketua Fraksi PAN DKI Jakarta, Lukmanul Hakim.

Karenanya, ia meminta gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menaikkan pajak hiburan. Kenaikan pajak diyakini dirinya dapat mendongkrak pendapat asli daerah.

"Kita akan mendorong pemerintah DKI Jakarta untuk menaikkan pajak hiburan dari 25% menjadi 40%. Ini sangat penting guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta,"  kata Hakim dalam keterangannya dikutip dari Detik, (06/10).


Soal Menteri Kabinet Baru, Bamsoet Ingatkan Agar Tak Sekadar Bekerja Keras

Menurut Hakim, pajak hiburan memiliki potensi dikarenakan perkembangannya yang sangat pesat. Terlebih, pajak hiburan dinilainya lebih rendah daripada pajak kendaraan bermotor, BBN-KB, hotel, restoran, maupun reklame.

Namun, ia masih menemui wajib pajak yang tak taat aturan. Maka darinya, ia mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan pengawasan di sektor pembayaran pajak.

"Semua wajib pajak harus taat dan menjalankan kewajibannya dengan baik," pungkasnya.

Jadi Anggota DPRD, Tina Toon Senang Karena Hal Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar