logo


Dukung RKUHP, Advokat Jateng Bersatu Tetap Beri Catatan

Simak berita selengkapnya

4 Oktober 2019 17:45 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

SEMARANG, JITUNEWS.COM – Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) mendapatkan aksi penolakan dari berbagai kalangan masyarakat. Yang paling kentara menyuarakan aspirasinya adalah mahasiswa yang diketahui hampir sepekan terakhir melakukan demonstrasi di masing-masing daerah.

Aksi penolakan tersebut sangat disayangkan oleh Koordinator Advokat Jateng Bersatu John Richard. Menurutnya, perundang-undangan yang merupakan karya anak bangsa itu dirasa sudah bagus.

Para penyusun undang-undang dinilainya sudah berpikir dan melihat asas maupun dasar pemikiran rancangan UU tersebut.


Mekar Bunga Demokrasi di Akhir September

Kendati demikian, masih ada beberapa perbaikan. Salah satunya adalah pasal yang berkaitan dengan penghinaan terhadap presiden.

“Ada masa percobaan selama 2 tahun terhadap undang-undang ini ketika sudah disahkan,” ujar Richard dikutip dari Antara, (04/10).

Apabila ada pasal yang sekiranya merugikan, lanjut dia, bisa meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan peninjauan kembali.

Perihal RUU, Gebby Vesta Kepada DPR: Lebih Baik Bapak Berkaca Dulu

Halaman: 
Penulis : Iskandar