logo


Makin Mendunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Strategis Jerman di Hannover Messe 2020

Airlangga: Saat ini, ekonomi Indonesia yang terbesar di ASEAN

4 Oktober 2019 13:54 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Transformasi terus dilakukan Indonesia, hal ini dilakukan untuk mencapai target menjadi kampiun ekonomi di Asia Tenggara pada tahun 2020. Pondasi untuk mencapai hal tersebut telah dirancang dengan telah diluncurkannya peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Saat ini, ekonomi Indonesia yang terbesar di ASEAN, dan pada tahun 2030 ditargetkan bisa naik ke peringkat 10 besar ekonomi dunia. Ini merupakan aspirasi besar yang ada dalam Making Indonesia 4.0,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (4/10).

Airlangga menyampaikan pada tahap awal implementasi industri 4.0, Indonesia akan fokus di lima sektor yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronika. Kelima sektor diatas adalah kampiun dilihat dari sisi kontribusi hingga 60 persen terhadap PDB nasional, nilai ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.


Peringati Hari Batik Nasional, Menperin: Batik Merupakan High Fashion

“Sektor-sektor tersebut yang akan menjadi prioritas pengembangan ke depannya. Dalam implementasi strateginya, perlu melibatkan stakeholders terkait meliputi pemerintah, asosiasi industri, perusahaan swasta, perguruan tinggi, dan investor,” imbuhnya.

Diterapkannya industri 4.0 berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1-2 persen dari baseline 5%. Dari sektor manufaktur telah berkontribusi sebesar PDB nasional hingga 25%, peningkatan ekspor bersih hingga 10%, serta peningkatan biaya penelitian dan pengembangan sekitar 2% dari PDB.

Dampak lain diterapkannya industri 4.0 adalah perkembangan teknologi diantaranya artificial intelligence (AI), advanced robotic, internet of things (IoT), 3D Printing, dan Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR)

Berdasarkan catatan Kemenperin, pada triwulan II tahun 2019 sektor industri berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan capaian 19,52% (y-on-y).

Terpilihnya Indonesia sebagai Partner Country pada Hannover Messe 2020, memberikan kesempatan Indonesia untuk unjuk kebolehan sektor industri nasional kepada dunia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.

Pepsi Pergi, Kemenperin Yakin Industri Dalam Negeri Tak Terpengaruh

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman