logo


Jadi Ketua DPR Perempuan Pertama, BEM UI Minta Puan Maharani Agar Lebih Perhatian dengan RUU PKS

Simak ulasan selengkapnya

4 Oktober 2019 08:16 WIB

Puan Maharani dilantik menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024, Selasa (1/10/2019)
Puan Maharani dilantik menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024, Selasa (1/10/2019) Instagram @pdipjateng

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Departemen Kajian Aksi dan Strategis BEM Universitas Indonesia (UI), Elang M. Lazuardi menaruh harapan kepada Politikus PDIP, Puan Maharani yang terpilih sebagai ketua DPR RI.

Puan menjadi Ketua DPR perempuan pertama di Indonesia. Menurut Elang, ia berharap agar Puan lebih perhatian dengan RUU PKS.

"Perspektif perempuan, terutama perempuan korban kekerasan dalam RKUHP harus dimunculkan, dan mencegah kriminalisasi terhadap perempuan khususnya korban kekerasan seksual," kata Elang dikutip dari laman Tempo (04/10).


Tak Lagi Jadi Pimpinan DPR, Fahri Hamzah: Kita Jual Kopi Aja Yuk...

Elang mengatakan, saat ini draft RUU KUHP yang sempat ditunda oleh DPR masih belum berpihak dengan korban sehingga perlu disahkan RUU PKS segera.

Ia berharap dibawah kepemimpinan Puan, RUU PKS bisa segera disahkan.

"Apabila dalam kepemimpinan ibu Puan RUU P-KS tidak disahkan atau ketika disahkan justru banyak pasal penting yang dihilangkan, saya rasa pimpinan DPR perempuan hanya menjadi catatan sejarah tanpa benar-benar membawa kepentingan dan aspirasi perempuan, khususnya korban kekerasan," kata Elang.

Ada Typo, Jokowi Belum Tandatangani UU KPK

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma