logo


Begini Cara Kominfo Dorong Jajarannya Beradaptasi di Era Digital

Penyesuaian kultur dan kemampuan berinovasi kuncinya

3 Oktober 2019 20:28 WIB

Dirjen SDPPI Ismail
Dirjen SDPPI Ismail dok. Kominfo

BOGOR, JITUNEWS.COM - Dewasa ini teknologi informasi berubah sangat cepat. Hal ini harus disikapi dengan kemampuan beradaptasi lembaga dengan perkembangan. Hal yang juga penting untuk dilakukan penyesuaian kultur dan kemampuan berinovasi.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail menekankan hal ini bisa diterapkan di lembaga yang dipimpinnya. Hal ini diungkapkan saat membuka kegiatan Innovations of Frequency and Standardization Festival (IFaS-Fest) 2019.

“Kita SDPPI refleksikan misi itu bagaimana merubah dengan cepat tetapi tepat. Dalam IFaS-Fest 2019 ini yang kita harapkan seperti itu, kita ingin membangun kultur yang baru untuk SDPPI adalah kultur inovatif, kultur yang melakukan beyond expectation,” kata Ismail (3/10).


Data Penumpang Lion Air Bocor, Ketua DPR Minta Pertanggungjawaban

Ismail juga menambahkan kondisi ini perlu disikapi dalam inovasi dan kolaborasi.

“Kenyataannya seperti kaos-kaos kita ini, berbagai macam kaos dan berwarna-warni. Itulah sekarang lingkungan kita, bermacam-macam tapi tidak menunjukan perbedaan tapi dinamika sebuah berkah berbagai macam pikiran yang dipadukan akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” imbuhnya.

IFaS-Fest ini pun diselenggarakan dengan tujuan untuk mengasah pemahaman SDM di lingkungan korps yang dipimpinnya. Ismail juga berharap jajarannya bisa berpikir maju ke depan dan lebih berkembang.

“Inilah kita wujudkan dalam bentuk IFaS-Fest ini bentuk baru bahwa kita memahami lingkungan global kita berubah, lingkungan di stakeholders berubah. Seorang pimpinan atau leader itu ketika dia menjabat, hari itu juga dia sudah harus memikirkan nanti penggantinya siapa. Idealnya ketika kita di suatu tempat, kita sudah memikirkan ke depannya bagaimana,” tutur Ismail.

Ismail juga mendorong jajarannya untuk berbuat lebih baik dan tidak hanya melakukan melakukan sesuatu yang biasa-biasa saja.

Do something better, do something unusual, do something beyond expectation!” pungkasnya.

Twitter Lagi Down, Ernest Prakasa: Ulah Kominfo?

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman