logo


Hadiri Sidang Gugatan LPM USU, Okky Madasari: Tidak Seharusnya Perdebatan Karya Dilakukan di Ruang Sidang

Simak berita selengkapnya

3 Oktober 2019 15:06 WIB

Okky Madasari
Okky Madasari Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang pengarang Indonesia Okky Madasari terlihat menghadiri sidang gugatan pengurus Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Universitas Sumatera Utara (USU), Medan pada Rabu, (02/10).

Diketahui Rektor USU telah membuat keputusan untuk memberhentikan para pengurus LPM USU lantaran cerita pendek yang diterbitkan.

Okky bersedia menjadi saksi karena kapasitasnya sebagai penulis dengan sejumlah karya dan penghargaan serta latar belakang pendidikan dirinya.


Aksi Demo Mahasiswa, Nama Anya Geraldine Terbawa

Melalui akun Instagram-nya, ia mengunggah sebuah foto kehadirannya pada sidang serta menerangkan pendapatnya mengenai kasus tersebut. Menurutnya, cerpen karya Yael Stefany Sinaga tak mengandung unsur pornografi seperti yang dituduhkan sang rektor.

“Lebih dari itu menulis fiksi adalah bagian dari ekspresi kreativitas dan ekspresi intelektual yang harus didasarkan pada kebebasan. Kebebasan berekspresi tidak boleh diberangus, lebih-lebih oleh universitas,” tuturnya dalam keterangan fotonya di Instagram, (03/10).

Ia berharap Rektor USU menyadari kekeliruannya dan menganulir surat keputusan yang dibuat supaya sidang tak perlu dilanjutkan.

“Tidak seharusnya perdebatan atas sebuah karya dilakukan di ruang sidang. Mari lanjutkan perdebatan itu di ruang kelas,” lanjutnya.

Di akhir kalimat, penulis novel Pasung Jiwa itu menyebut seharusnya rektor dan universitas berbangga hati karena memiliki mahasiswa-mahasiswa kreatif, kritis, dan pemberani.

Komnas HAM Sebut Cara Wiranto Atasi Demo Mahasiswa Mirip dengan Kejadian 98

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×