logo


Mujahid 212 Serukan Khilafah, Menhan: Jangan Ribut-ribut Melulu Lah, Capek!

Simak berita selengkapnya

3 Oktober 2019 08:38 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menanggapi seruan aksi demonstrasi 'Mujahid 212 Selamatkan NKRI' beberapa waktu lalu yang menyerukan khilafah.

Ia meminta dengan hormat jika ada pihak-pihak yang tidak suka dengan Pancasila, ia mempersilakan untuk mencari tempat lain untuk tinggal.

Baca Juga: Soal Surya Paloh, Pengamat Prediksi, "Potensi Jadi Anak Nakal di Koalisi Jokowi Bisa Terjadi"


Singgung Khilafah, PA 212: Khilafah Itu Sistem yang Sesuai dengan Pancasila

Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR, Surya Paloh Malah Bilang, "Ironis Menurut Saya...."

"Kemarin ada demo suarakan khilafah. Saya sampaikan, 21 negara tidak suka khilafah. Di Negara Arab juga tidak suka. Di Mesir, tempatnya (paham radikal), diusir, ditangkepin. Saya mnta dengan hormat kalau enggak suka Pancasila, cari lagi tempat lain. Di sini Pancasila soalnya," ucap Ryamizard di Jakarta (2/10).

"Pancasila ini adalah perekat. Bayangkan kalau perekat ini dilepas, buyar bangsa ini. Saya berpikir contohnya di Timur Tengah. Bayangkan itu berkelahi sesama orang Arab, sama-sama orang Islam," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa sebelum nenek moyang, Pancasila sudah ada di Indonesia. Oleh karena itu, ia mengimbau warga untuk tidak melakukan aksi seperti itu lagi yang berkelanjutan.

Diminta Maju Pilpres 2024, Yenny Wahid Bilang, "Takdir Siapa yang Tahu"

"Sebelum nenek moyangnya lahir, di sini Pancasila. Tolong jangan ribut-ribut melulu lah, capek," tandasnya.

Ryamizard Sedih Lihat Kondisi Kivlan, "Saya Sudah Minta untuk Dibebaskan..."

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata