logo


Puan Maharani Jadi Ketua DPR, Setya Novanto Sebut dari Dulu Sudah Direncanakan

Setya Novanto memuji sosok Puan dan jajaran pimpinan DPR yang baru

2 Oktober 2019 21:00 WIB

Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto memasuki ruangan untuk menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/5).
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto memasuki ruangan untuk menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/5). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terpidana korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, menanggapi terpilihnya Puan Maharani sebagai Ketua DPR periode 2019-2024.

Mantan Ketua DPR RI ini memuji sosok Puan dan jajaran pimpinan DPR yang baru, yakni Azis Syamsuddin, Rachmat Gobel, Sufmi Dasco Ahmad, dan Muhaimin Iskandar.

"Ini tepat karena pengalaman Bu Puan dan tim, ada Azis Syamsuddin, Dasco yang mempunyai reputasi jelas, dan mudah-mudahan program parlemen modern yang dulu sudah diprogramkan itu bisa dijalankan," ucap Novanto setelah menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/10).


Soal Gibran Maju Pilwakot, Bagaimana Respons Jokowi?

Novanto menyebut Puan sudah lama direncanakan sebagai Ketua DPR.

"Saya rasa ini dari dulu sudah Ibu Puan sudah direncanakan bahwa sebelum saya itu memang Bu Puan sudah direncanakan," kata Novanto.

"Ini kan masalah tertunda saja dan sudah saatnya karena Bu Puan pernah bersama-sama menjadi ketua fraksi dan berhasil di dalam hal melakukan program-program dan kerja sama dengan DPR. Saya rasa ini sudah saat yang tepat Bu Puan memimpin di DPR," imbuh Novanto.

Kemarin Puan telah resmi menjadi Ketua DPR periode 2019-2024 bersama 4 pimpinan DPR lainnya, yaitu Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco, Rachmat Gobel, dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Sebut DPR Rumah Rakyat, Iwan Fals ke Puan, "Besok Kalau Ada Demo Lagi Boleh Masuk Dong?"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata