logo


Indonesia Ajari Tolenransi dan Kerukunan Agama Kepada Finlandia

Rutin berdialog lintas agama, dialog multikultural di lembaga pendidikan kuncinya

2 Oktober 2019 20:04 WIB

Perwakilan Indonesia menemui tokoh-tokoh agama Kristen Finlandia
Perwakilan Indonesia menemui tokoh-tokoh agama Kristen Finlandia Dok. Kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perwakilan Indonesia menemui tokoh-tokoh agama Kristen Finlandia yang tergabung dalam Finnish Ecumenical Council dan the Finnish National Church Council atau yang biasa dikenal juga dengan Evangelical Lutheran Church of Finland.

Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama mewakili Indonesia untuk berbagi (sharing) pengalaman tentang toleransi dan kerukunan umat beragama di kedua negara.

Dalam kesempatan ini Kepala PKUB Nifasri didampingi tokoh agama dari Papua yaitu Pdt. Yan Piet Wambrau, Pdt. Metusaleh Maury, Pdt. Willem Rumbiak dan rombongan tiba di Helsinki pada Selasa, 1 Oktober 2019.


Musim Haji 2019 Usai, 163.851 Jamaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

Nifasri menyampaikan, walaupun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam Namun Indonesia bukan negara Islam. Dirinya menegaskan bahwa Indonesia bukan juga negara sekuler. Ajaran agama menempati posisi sentral dalam bernegara.

"Indonesia adalah negara yang memegang teguh kebebasan beragama dan berkeyakinan yang diatur langsung dalam konstitusinya. Konstitusi di Indonesia membebaskan masyarakat dalam memilih agama dan beribadah menurut keyakinannya," ujar Nifasri (01/10).

"Walaupun di Indonesia memiliki keragaman agama, namun masyarakat Indonesia menjunjung tinggi toleransi dalam beragama," sambungnya.

Rahasia Menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia adalah dengan cara berdialog lintas agama, dialog multikultural di lembaga pendidikan dan lain sebagainya

"PKUB di Indonesia terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh PKUB berupa workshop, dialog lintas agama, dialog multikultural di lembaga pendidikan dan lain sebagainya," pungkasnya.

Menag Sebut RUU Pesantren Menguntungkan Ponpes

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman