logo


Megawati Tolak Jabat Tangan Surya Paloh dan AHY, PDIP: Rakyat Indonesia Suka Drama

Simak berita selengkapnya

2 Oktober 2019 16:00 WIB

Ketua Umum PDIP, Megawati Seokarnoputri, di Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8).
Ketua Umum PDIP, Megawati Seokarnoputri, di Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8). Instagram @PDIP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 kemarin (1/10), terlihat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hadir. Dan terlihat pula Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dan Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tetapi, ada yang menarik perhatian publik dari ketiga tokoh tersebut. Saat Megawati baru tiba dan hendak duduk di podium, tampak terlihat Surya Paloh dan AHY, dan beberapa tokoh politik lainnya.

Baca Juga: Melalui Koperasi Wanita, Kemenkop Ajak Perempuan untuk Berwirausaha


Jokowi Minta Pelantikan Dimajukan, Surya Paloh: Eh Jangan Coba-coba Majukan!

Ajukan Ahmad Muzani Jadi Calon Ketua MPR, Fraksi Gerindra: Keseimbangan Politik yang Cantik

Ketika Megawati masuk, AHY, Surya Paloh, politisi Golkar Rizal Mallarangeng, Ketum PPP Suharso Monoarfa langsung berdiri. Mega langsung bersalaman dengan Rizal, tetapi saat AHY dan Surya Paloh menyorongkan tangannya untuk bersalaman, justru Megawati tidak meresponsnya.

Mega tetap berjalan dan tampak buang muka. Karena diabaikan, Surya Paloh nampak duduk kembali. Hal tersebut ramai diperbincakan publik karena videonya yang viral.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mendampingi Mega pada saat itu membantah hal tersebut karena hubungan Mega dan Paloh masih panas, justru hubungan mereka berdua masih bagus. Hasto pun menerangkan kronologinya dan meminta masyarakat Indonesia tidak drama mengomentari hal tersebut.

Orasi Ilmiah Dies Natalis Universitas Pancasila, Menteri Basuki: Presiden Menyadari....

"Saya kan sudah tunjukkan video ini ke Ibu. Pas Ibu mau salaman, ada saya dan Pak Suharso menghalangi,  jadi akhirnya kelewatan. Jadi itu enggak kelihatan Pak Paloh karena saya dan Pak Suharso maju," ujar Hasto yang diberitakan Kumparan.com (2/10).

"Hubungan masih bagus, kemarin dalam pertemuan dengan Presiden, bersama-sama berdiskusi, bertukar pikrian. Jadi tidak ada hubungan panas. Masyarakat Indonesia suka drama dan itu hanya aspek teknis," sambungnya.

 

 

Surya Paloh Sesalkan BEM SI Tolak Bertemu Jokowi, "Apakah Ini Demokrasi?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata