logo


Sejarah Batik Sejak Jaman Gajah Mada Hingga Diperjuangkan SBY untuk Diakui UNESCO

begini penjelasanya

2 Oktober 2019 10:46 WIB

Arumi sedang membatik motif khas Trenggalek
Arumi sedang membatik motif khas Trenggalek Humas Setda Trenggalek

JAKARTA - JITUNEWS.COM - Batik merupakan warisan budaya asli Indonesia. Dalam literasi sejarah yang ada, batik telah berkembang mulai jaman Majapahit. Peninggalan berupa kain batik ditemukan dalam beberapa situs Majapahit yang ada di Mojokerto dan Tulung Agung. Media yang dipakai untuk batik kala itu berupa kain berwarna putih yang ditenun sendiri. Sementara pewarna batik diambil dari bahan alami yakni soga jambal, mengkudu, nila tom, tinggi dan sebagainya.

Perkembangan batik kemudian berlanjut pada jaman Mataram Islam. Hal itu bermula dari Islam yang dibawa Raden Katong ke Ponorogo. Raden Katong merupakan keturunan Majapahit dan adik dari Raden Patah.

Mengapa ditemukan juga motif batik di negara lain? hal itu dikarenakan daerah Kerajaan Majapahit dahulu sangatlah luas. Pada jaman dahulu Kerajaan Majapahit memiliki wilayah hingga Filipina. Saat itu pemerintahan Raja Hayam Wuruk dengan patih Gajah Mada, Majapahit pada punjak kejayaanya dan memiliki hubungan dagang dengan kerajaan Campa, Kamboja, Siam, Birma dan Tiongkok.


Ekspor Batik Nasional Tembus 18 Juta Dolar

Hal itulah yang menjadi teori jika motif batik mirip dengan motif beberapa negara Asia. Untuk itu Indonesia memperjuangkan Batik sebagai warisan budaya asli indonesia, karna memang asalnya dari budaya nusantara. Batik itu sendiri lebih condong ke-serangkaian proses yang menghasilkan sebuah kain batik dengan nilai tinggi, bukan hanya corak.

Pejuangan batik menembus pengakuan UNESCO berawal dari pada 3 September 2008, dimana kala itu adalah masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian pengajuan itu diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009. Akhirnya pada hari Jumat tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia.

Sedang Cemas dengan Kondisi Negara, Prabowo: Huru-Hara, Revolusi, dan Perang Saudara

Halaman: 
Penulis : Gun-Gun