logo


Jokowi Minta Pelantikan Dimajukan, Surya Paloh: Eh Jangan Coba-coba Majukan!

Simak berita selengkapnya

30 September 2019 17:03 WIB

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh menanggapi usulan untuk memajukan jadwal pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin jadi 19 Oktober 2019.

Surya Paloh mengaku tak mengetahui permintaan tersebut. "Saya belum dengar, konstitusi tanggal 20 saya bilang tanggal 20, kecuali  ada inisiatif KPU barangkali, itu lain cerita," terang Surya Paloh di Jakarta, (29/9) malam.

Baca Juga: m Terjukan 8 Ribu Personil TNI untuk Amankan Pelantikan Presiden, Panglima TNI: Akan Terus Ditambah


Laporkan Video Berisi Seruan Lengserkan Jokowi ke Polisi, Lieus: Itu Sudah Menyesatkan

Wajib Baca!! Ini Agar Wangi Parfum Tetap Awet dan Tahan Lama

Menurutnya, perubahan jadwal pelantikan seharusnya sesuai dengan peraturan yang ada. Jika usulan memang benar dan melanggar UU, ia akan menegur langsung presiden.

"Saya belum pelajari Undang-Undang itu, ntar saya buka dulu pengetahuan saya ada larangan enggk, kalau ada larangan saya akan bilang 'eh jangan coba-coba majukan'," tegas Surya Paloh.

Sebelumnya, Jokowi melalui Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) menginginkan pelantikannya dimajukan sehari dari 20 Oktober 2019 menjadi 19 Oktober 2019.

"Pak Jokowi mengusulkan pelantikan maju satu hari," ucap Budi.

Soal Wamena, Presiden: Jangan Ada yang Menggeser-geser Ini Menjadi Kayak Konflik Etnis

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata