logo


Tak Tahan Dihujat Warganet, Rina Nose: Kepada Para Pembenci, Bolehkah Saya Bertanya..

Simak berita selengkapnya

30 September 2019 13:32 WIB

Rina Nose
Rina Nose Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – “Yang penting duit ya... iklan apapun embat aja... mumpung masih diberi nafas oleh Allah. Kalo dah di stop paling iklan make up wajah mayat,” ujar salah seorang warganet dalam laman komentar Instagram komedian Indonesia Rina Nose.

Rina bisa jadi sudah menemui batas kesabarannya lantaran pernyataan yang tak pantas seringkali menyesaki kolom komentarnya. Setiap mengunggah momen di Instagram-nya, perempuan bernama asli Nurina Permata Putri itu mesti siap menerima cercaan yang ditujukan kepada dirinya.

Seakan sudah tak tahan dengan hujatan, Rina pun mengungkapkan kekesalannya di unggahan yang khusus memuat tanggapan negatif para pengirimnya. Ia juga menyertakan keterangan fotonya untuk membalas ketus para warganet.


Bebby Fey Rilis Lagu, Warganet: Udah Ketebak

“Kepada para pembenci, bolehkah saya bertanya.. dari mana kalian yang selalu menghujat itu mendapat pelajaran-pelajaran dan latihan untuk membenci orang lain yang berbeda? Untuk tidak saling menghargai terhadap individu lainnya. Siapa yang mengajari anda-anda untuk menghakimi dan menilai orang lain yang berbeda dengan kalian itu salah jalan?” tutur Rina (29/09).

Rina menyebut kebebasan bukan berarti bisa berbuat sesuka hati, tanpa batas, berbuat seenaknya dan hanya melulu bermuara pada keburukan. Ia juga mengaku sangat prihatin dengan kualitas moral dan mental warganet yang menggiring makna kebebasan kepada hal-hal negatif.

“Mengapa kita begitu bernafsu mengingatkan orang lain pada kebaikan, sedangkan manusia sendiri sudah terlahir dengan naluri kebaikan?” lanjut artis kelahiran Bandung 35 tahun lalu itu.

Menurut Rina, kebaikan akan selalu menemukan tempat dan bentuknya. Kebaikan harus dipandang dengan perspektif yang luas sehingga tak menutup untuk kebaikan lainnya.

Sudahi Masa Vakum, Ini 4 Fakta Ariel Tatum yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Halaman: 
Penulis : Iskandar