logo


Dahnil: Saya Kira Apik Bila Pak Jokowi Mau Memenuhi Permintaan Mahasiswa

BEM SI menolak bertemu Presiden Joko Widodo jika syarat-syarat bertemu tidak dipenuhi

30 September 2019 08:30 WIB

Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menolak bertemu Presiden Joko Widodo jika syarat-syarat bertemu tidak dipenuhi.

Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, memperkirakan bahwa akan apik jika Jokowi mengabulkan permintaan mahasiswa untuk berdialog secara terbuka.

"Saya kira apik bila Pak Jokowi mau memenuhi permintaan Mahasiswa berdialog langsung dan terbuka dengan mahasiswa. Bisa berdebat dan menjelaskan langsung serta terbuka disaksikan seluruh rakyat Indonesia," ujar Dahnil seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Senin (30/9).


Jokowi Batal Bertemu Mahasiswa Hari Ini, Kenapa?

Sebelumnya, BEM SI merespons niat Jokowi untuk bertemu dengan para mahasiswa. Namun, BEM SI menolak bertemu kecuali dengan syarat-syarat pertemuan yang mereka tuntut dipenuhi oleh Jokowi.

"Untuk hari ini, tentu kita dengan tegas menolak," kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah, kepada wartawan, Jumat (27/9).

Ada dua syarat yang diajukan oleh BEM SI, pertama, dilaksanakan secara terbuka dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Kedua, Jokowi menyikapi tuntutan mahasiswa yang tercantum dalam 'Maklumat Tuntaskan Reformasi' secara tegas dan tuntas.

BEM SI Tolak Bertemu Jokowi, Eks Aktivis 98: Sekarang Eranya Keterbukaan, Kenapa Harus Khawatir

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata