logo


Mekar Bunga Demokrasi di Akhir September

Aksi mahasiswa harus dicerna sebagai bunga demokrasi

27 September 2019 16:55 WIB

Aksi di depan gedung DPR RI
Aksi di depan gedung DPR RI Megapolitan Kompas

Akhir-akhir ini meletus aksi demonstrasi mahasiswa yang disebabkan oleh pengesahan revisi UU KPK serta pembahasan sejumlah UU di DPR.

Aksi mahasiswa harus dicerna sebagai bunga demokrasi. Ia tidak boleh dikebiri, diserang dengan fitnah narasi. Mereka ditakdirkan sebagai pengawal rezim. Gerakannya murni, yang dibela bukan elite.

Berkaca dari tahun 1998, gerakan mahasiswa yang berakhir dengan penggulingan rezim Orde Baru merupakan lahir dari penderitaan yang berkepanjangan. Setelah itu, gerakan mahasiswa yang terjadi dalam kurun waktu 20 tahun terakhir tidak memiliki nafas panjang lagi, ia hanya menjadi letupan dari reaksi terhadap kebijakan atapun isu-isu kedaerahan.


DPRA Salut dengan Aksi Demonstrasi Mahasiswa Aceh

Sepanjang bukan lahir dari penderitaan yang berkepanjangan, gerakan mahasiswa biasanya tidak memiliki nafas panjang. Gerakan mahasiswa yang sangat besar biasanya sulit terbentuk jika alasannya hanya menolak kebijakan.

Gerakan mahasiswa lahir bukan dari tiupan atau bisikan kelompok politik tertentu, ia lahir dari curahan kegelisahaan masyarakat Indonesia. Mahasiswa memiliki pemikiran yang murni, gerakannya bukan berjalan dari hasrat berkuasa. Maka sakit rasanya bila gerakan mahasiswa disebut ditungganggi, meski upaya pemurnian aksi juga harus dijaga.

Gerakan mahasiswa sulit untuk dikooptasi, elite bisa saja mengklaim bahwa gerakan mahasiswa adalah titipan, namun jika gerakan itu masif, omong kosong ia ditungganggi.

Pemerintah sudah merespon baik, hanya saja penanganan aksi-aksi mahasiswa dilakukan dengan berlebihan itu bisa menjadi bahan bakar baru. Justru upaya berlebihan bisa saja menjadi pembakar semangat baru gerakan mahasiswa semakin membesar.

Jangan samakan gerakan akhir September ini, dengan aksi-aksi setelah pilpres. Perang narasi hanya semakin membuat kondisi semakin panas. Paling baik adalah menyerap aspirasinya.

Penulis: Wapemred Jitunews, Vicky Anggriawan

Demonstrasi Mahasiswa Jatuh Korban Jiwa, Politisi PDIP: Wiranto Telah Terbukti Gagal...

Halaman: