logo


Budidaya Kurma Bagian 1 : Tiga Cara Jitu Perbanyakan Tanaman Kurma

Perbanyakan tanaman Kurma dapat dilakukan dengan 3 cara

15 Juni 2015 08:29 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kurma adalah salah satu jenis  tanaman buah tertua yang ditanam di daerah arid (kering) di Semenanjung Arab, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Kurma adalah bahan pangan utama dan sumber penghasilan bagi penduduk lokal di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan berperan besar dalam bidang ekonomi, kemasyarakatan,dan lingkungan.

Sepuluh Negara teratas penghasil Kurma adalah Mesir, Saudi Arabia, Iran, United Arab Emirates (UAE), Pakistan, Algeria, Sudan, Oman, Libya, Arab Jamahiriya, dan Tunisia. Sedangkan lima Negara teratas pengekspor Kurma adalah Iran, Pakistan, UAE, Saudi Arabia, dan Tunisia.


Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

Pohon Kurma merupakan tanaman berumah dua sehingga pohon betina terpisah dengan pohon jantan. Penyerbukan Kurma dapat dilakukan secara alami dan juga serangga. Sumber serbuk sari (polen) yang berbeda, akan mempengaruhi ukuran, bentuk biji dan jaringan di sisi luar embrio serta endosperm buah.

Berikut ini adalah 3 cara perbanyakan tanaman Kurma  :

1. Cara vegetatif yaitu percabangan (offshoot). Perbanyakan in secara genetik akan sama dengan pohon induk. Cabang berkembang dari tunas samping pada batang dekat permukaan tanah semasa tahap juvenile pohon kurma. Cabang, setelah 3-5 tahun menempel pada pohon induk akan berakar dan dapat ditanam terpisah dari induk. Pada saat itu cabang tersebut akan mulai membentuk bunga dan berbuah.

2. Persilangan secara seksual. Anakan ini tidak identik dengan pohon induk dan tidak seragam secara genetic, sangat bervariasi dalam hal produksi dan kualitas buah. Sebanyak 50% tanaman merupakan tanaman jantan, dan ini baru diketahui 4-5 tahun kemudian, setelah tanaman mulai berbunga.

3. Kultur jaringan. yaitu dari ujung tunas baik melalui embryogenesis atau organogenesis pertama kali dikembangkan tahun 1970 hingga 1980 an. Organogenesis dapat dicapai menggunakan tunas samping dan meristem apikal, sedangkan embryogenesis melalui kalus yang terbentuk dari  tunas, daun muda, batang dan rachilla. Membutuhkan waktu 6 tahun untuk mencapai produksi melalui proses kultur jaringan.

Saat ini UAE memiliki fasilitas kultur jaringan tanaman kurma terbesar, lebih dari 100.000 tanaman kultur diproduksi setiap tahunnya karena produksi offshoot tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk pengadaan penanaman pohon-pohon baru.

Selanjutnya Budidaya Kurma Bagian 2 : Teknik Jitu Menanam Buah Kurma

 

Raup Untung Hingga Rp 5 Juta dari Pepaya California

Halaman: 
Penulis : Riana