logo


Kartu Pra-Kerja Akan Diberlakukan Tahun Depan, Ini Persyaratannya

Simak berita selengkapnya

27 September 2019 13:47 WIB

kartu pra kerja
kartu pra kerja Sumut Invest

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Tenaga Kerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan ketentuan persyaratan yang akan diberlakukan dalam program kartu pra-kerja mulai 2020 adalah mereka yang sudah tak bersekolah secara formal.

Dari segi usia diusahakan di atas 18 tahun dan sedang tak bekerja.

“Kalau usia 18 tahun ke atas. Cuma itu saja, dan nggak bekerja,” kata Hanif melansir dari CNBC Indonesia, (27/09).


DPRA Salut dengan Aksi Demonstrasi Mahasiswa Aceh

Ia juga menyebut saat ini pemerintah masih melakukan persiapan untuk mengadakan program ini siap Januari 2020.

Hanif mengatakan bahwa nilai insentif atau gaji yang bisa diberikan kepada para peserta belum diputuskan. Namun, jumlah peserta ditaksir mencapai dua juta orang.

Yang berarti besaran gaji yang akan diberikan untuk program pra kerja Jokowi masih belum final.

Pemerintah masih sebatas memberikan rentang gaji antara 300-500 ribu rupiah per bulan selama 3 bulan.

Hanif mengatakan pembahasan program pra kerja masih akan berlangsung. Mulai dari konsep implementasi, biaya pelatihan, dan insentif bagi para peserta.

Dalam perencanaannya, ada 6 sektor prioritas yang akan disertakan pada program pra kerja yang difokuskan berdasarkan kebutuhkan dunia kerja.

“Kita ini justru melatih anak-anak kita agar dia bekerja atau berwirausaha,” pungkasnya.

Sempat Tunda Sidang MPR, Zulkifli Hasan: Anggota yang Hadir Belum Kuorum

Halaman: 
Penulis : Iskandar