logo


Zulhas Hapus Acara Doa di Sidang Terakhir MPR, Fraksi Gerindra Protes Keras, "Kami Walk Out"

Simak berita selengkapnya

27 September 2019 12:56 WIB

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Gerindra menyesalkan dan memprotes keras Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) yang menghapus pembacaan doa dalam sidang terakhir MPR periode 2014-2015 yang digelar pada hari ini.

“Fraksi Gerindra, protes dan mengecam Ketua MPR yang menghapus mata acara pembacaan doa dalam sidang terakhir MPR,” ujar Sodik di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9).

Baca Juga: Akui Tak Masalah Disakiti, Prabowo: Salahkah Anak-anak Kita Turun ke Jalan?


Jika Gibran Maju Pilwakot Solo Jalur Independen, Ini Kata Gerindra

Menurutnya, sebagai satu lembaga tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dasar Pancasila, MPR seharusnya menjadi teladan pengamalan budaya religi Pancasila seperti pembacaan doa.

“Apalagi ini dalam persidangan terakhir dari masa bakti selama 5 tahun,” tegas Sodiq.

Sodik mengatakan Anggota MPR adalah wakil rakyat, baik itu dari DPD dan DPR seluruh Indonesia maka sangat layak dan berkeinginan untuk memanjatkan doa sebagai rasa syukur permohonan bimbingan dan kekuatan sekaligus  permohonan maaf kepada Tuhan yang masa kuasa.

Masuk Era Industri 4.0, Kawan Lama Gandeng Youngsun Tedepan dalam Pengemasan

Apalagi, lanjut Sodik, mata acara pembacaan doa sudah berlangsung puluhan tahun sejak berdirinya MPR.

Sodik mengungkapkan aksi walkout yang dilakukan oleh Partai Gerindra pada sidang MPR adalah bentuk protes dihilangkan agenda doa tersebut.

“Beberapa pimpinan dan  anggota fraksi Gerindra MPR melakukan walk out dari persidangan,” pungkasnya.

Sempat Tunda Sidang MPR, Zulkifli Hasan: Anggota yang Hadir Belum Kuorum

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata