logo


Kominfo Minta Klarifikasi Otoritas PDP Malaysia Terkait Kebocoran Data Penumpang Malindo Air

Berikut Ulasannya

26 September 2019 18:01 WIB

Kepala Biro Humas Kementrian Kominfo, Ferdinandus Setu
Kepala Biro Humas Kementrian Kominfo, Ferdinandus Setu Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) berusaha menelisik lebih jauh terhadap kasus kegagalan perlindungan data pribadi pelanggan Malindo Air dan Lion Thai.

Menurut Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa hal untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Kominfo diwakili pejabat Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) telah menyambangi Malaysia dan melakukan pertemuan dengan Jabatan Perlindungan Data Pribadi (JPDP) Malaysia, Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KMMM) di Putrajaya (25/9).


Tingkat Hoaks Kian Menurun, Kominfo Kembalikan Akses Internet Papua

Pejabat Ditjen Aptika Kementerian Kominfo telah diterima langsung oleh Direktur Jenderal –JPDP Malaysia Tuan Mazmalex bin Mohamad dan beberapa pejabat terkait. Menurut Dirjen JPDP Malaysia, investigasi kasus Malindo Air masih terus berjalan.

Mazmalex menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta Malindo Air untuk melakukan koordinasi dengan otoritas perlindungan data pribadi di delapan belas negara.

Dirinya menyampaikan bahwa investigasi difokuskan pada Malindo Air sebagai Badan Hukum Malaysia, sedangkan untuk PT Lion Air Indonesia tidak dapat dikaitkan dengan kasus ini karena tidak berkedudukan di wilayah hukum Malaysia.

Delegasi Kominfo juga bertemu dengan perwakilan Malindo Air untuk memastikan bahwa data penumpang Warga Negara Indonesia sudah diamankan. Dari hasil investigasi independen didapati 2% dari 7,8 juta penumpang adalah Warga Negara Indonesia.

Saat ini Pemerintah Indonesia menunggu hasil investigasi pada tahap lanjutan yang dilakukan oleh pihak JPDP Malaysia. Direncanakan pertemuan lebih lanjut antara Ditjen Aptika dengan Malindo Air akan digelar pada awal oktober mendatang.

Berangsur Kondusif, Layanan Internet Seluruh Papua Barat Dibuka

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman