logo


KKP Beberkan 7 Langkah Menuju Kemandirian Pakan Ikan Nasional

Simak berita selengkapnya

26 September 2019 14:57 WIB

Dirjenn Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto
Dirjenn Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto ist

LAMPUNG, JITUNEWS.COM – Pakan mandiri semakin menjadi andalan pembudidaya ikan skala kecil, terbukti pemanfaatannya mampu memberikan nilai tambah keuntungan hingga 2 – 3 kali lipatnya, karena mampu menekan biaya produksi 30% hingga 50%. Disisi kualitas, pakan mandiri mampu bersaing dengan pakan pabrikan dengan harga yang lebih murah.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, saat temu lapang Gerpari (Gerakan Pakan Ikan Mandiri) Se-Provinsi Lampung di Desa Marga Agung Kec. Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu (25/9).

Baca Juga: Sebut Aksi Mahasiswa Ada yang Memboncengi, Ruhut: Ada Timses Prabowo, Ada Sama Fadli Zon


Lahan di Aceh Tamiang 80 % Belum Digarap, KKP Kembangkan Kawasa Perikanan Budidaya

“Pemanfaatan pakan mandiri terbukti menjadikan pembudidaya lebih berdaya dan ekonomi mereka akan semakin meningkat pula, sehingga program ini harus terus didorong di seluruh Indonesia," tutur Slamet.

Menurut Slamet, setidaknya ada 7 (tujuh) langkah strategi untuk mencapai kemandirian pakan ikan nasional. Pertama, memastikan pakan mandiri diproduksi melalui prinsip-prinsip Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB). Ini untuk memastikan kualitas pakan dapat diterima dan dipercaya oleh masyarakat pembudidaya ikan.

“Pakan mandiri ini harus memberikan nilai FCR (Food Convention Ratio) dibawah 1, lalu daya cerna nya tinggi sehingga meningkatkan efisiensi produksi budidaya. Harga pakan mandiri terjangkau namun berkualitas, kalau murah tapi FCR-nya tinggi maka biaya produksi juga akan semakin tinggi”, pungkasnya.

Selain itu, pakan yang diproduksi ini harus minim dampaknya ke lingkungan sekitarnya. “Pastikan pakan yang diproduksi rendah kandungan fospor, karena unsur ini akan menyebabkan blooming alga akan menyebabkan kesuburan perairan yang dapat membahayakan metabolisme ikan budidaya”, tegasnya.

KKP Akan Bangun Percontohan Klaster Budidaya Udang Berkelanjutan di Buol

Langkah kedua, mendorong penggunaan bahan baku alternatif berbasis lokal. “Penggunaan bahan baku lokal yang berpotensi artinya bahan ini tidak bersaing untuk peruntukan industri lain, tersedia sepanjang tahun dengan harga yang konstan serta yang paling utama kandungan gizinya tinggi,” ucap Slamet.

Langkah ketiga ialah pendampingan bagi kelompok-kelompok pembudidaya ikan maupun kelompok pembuat pakan. “Melalui kegiatan penyuluhan pembudidaya ikan diajarkan cara pembuatan pakan skala rumah tangga mulai dari pemilhan bahan baku, memformulasikan pakan, proses pembuatan pakan hingga pengemasan dan penyimpanan pakan," ujarnya.

Keempat terkait dengan kelembagaan. “Kedepannya, akan ada kelompok-kelompok khusus gerakan pakan ikan mandiri biar kelompok pembudidaya ikan fokus saja memproduksi ikan. Untuk kelompok pakan mandiri tugasnya memproduksi pakan mandiri mulai dari tahap pengadonan, pencetakan, pengeringan hingga pengemasan, sedangkan untuk penyedia, penyiapan bahan baku dan membuat formulasi pakan akan dilakukan kelompok formulasi pakan," kata Slamet.

Ruhut ke Mahasiswa, "Mau Demo? Demo Aja Terus, Kalau Betul Moral Force, Rupanya Ada..."

Lalu langkah kelima yaitu mempermudah proses registrasi pakan. “Kedepannya, tidak ditutup kemungkinan bahwa pakan-pakan mandiri akan dikomersilkan, sehingga jejaring pemasarannya juga akan bertambah, namun sebelum beredar pakan ini harus teregistrasi dan terdaftar sehingga dapat diterima di masyarakat," tutur Slamet.

Kemudian keenam, memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak khususnya asosiasi pakan ikan. “Peran asosiasi disini, untuk membantu pengembangan bahan baku lokal untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku khususnya tepung ikan, kemudian pengembangan dan inovasi mesin pakan aplikatif yang mudah dioperasikn dan mudah perawatan," ujar Slamet.

Terakhir, kata Slamet, perlu riset-riset dalam pengembangan pakan mandiri sehingga nantinya dapat diterapkan pada pembudidaya ikan.

KKP Dorong Wujudkan Pemberian Pakan Mandiri Bagi Pembudidaya Ikan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata