logo


Perbankan di Wamena Masih Lumpuh, Karyawan Bank Akan Dievakuasi

Dampak dari aksi anarkis di Wamena

26 September 2019 11:24 WIB

beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aktifitas operasional perbankan di wilayah Wamena masih lumpuh hingga Kamis (26/9). Karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua terpaksa melayani transaksi terbatas dari kemah pengungsian untuk permintaan uang dari Pemda Jayawijaya dampak dari demo anarkis.

Direktur Utama Bank Papua, Zendarto, mengatakan bahwa karyawan masih trauma. "Karyawan masih berada di pengungsian yang berada di Polres Jayawijaya dan beberapa orang di antaranya, terutama wanita, sudah minta dievakuasi ke Jayapura," ujarnya, dikutip dari Antara.

Ia juga belum bisa memastikan kapan operasional Bank Papua dapat kembali normal. Namun, ia menjamin dan memastikan ketersediaan dana tunai di mesin-mesin ATM.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Ia juga menambahkan bahwa salah satu kantor cabang di Wamena menjadi salah satu bangunan yang dirusak pedemo, termasuk kantor kas dan rumah dinas. Bahkan, pendemo juga membakar kendaraan operasional Bank Papua. Zendarto juga menerangkan bahwa pihaknya akan segera mengevakuasi karyawan dari Wamena.

Kepala Kanwil Bank Mandiri Papua I Gede Raka Arimbawa juga mengaku menutup kantor Bank Mandiri hingga batas waktu yang belum ditentukan. "Karyawan beserta keluarga akan dievakuasi dari Wamena," ujarnya, dikutip dari CNNIndonesia.

Sebelumnya, terjadi demo anarkis di Wamena yang mengakibatkan 70 orang mengalami luka-luka dan 30 orang lainnya meninggal dunia. Ratusan bangunan, baik milik pemerintah maupun swasta jadi sasaran aksi anarkis massa.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×