logo


Moeldoko Pastikan Aparat yang Lakukan Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan Mendapat Sanksi

Presiden Joko Widodo telah meminta aparat kepolisian maupun TNI untuk bertindak proporsional dan profesional

26 September 2019 05:30 WIB

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, pastikan anggota Polri yang melakukan kekerasan kepada demonstran mahasiswa dan mengintimidasi wartawan ketika meliput akan mendapatkan sanksi.

"Pasti (ada sanksi) yang pertama pasti di evaluasi. Pasti di evaluasi. Yang kedua, pasti anak-anak di lapangan yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak proporsional (mendapatkan sanksi)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).

Moeldoko mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah meminta aparat kepolisian maupun TNI untuk bertindak proporsional dan profesional dalam menangani aksi mahasiswa.


Jokowi Ingin Pasal Penghinaan Presiden Dihapus, PSI: Tidak Perlu Ada Pasal Karet

"Proporsional adalah terukur, profesional adalah bagaimana prajurit itu bisa melaksanakan tahapan-tahapan sesuai dengan SOP," ujarnya.

"Terhadap hal-hal yang di luar itu ditanyakan tadi, akan kita evaluasi, di mana letaknya titik krusialnya, di mana sehingga terjadi peristiwa seperti itu," tambahnya.

Moeldoko juga mengimbau para mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya yang melakukan aksi penolakan RKUHP agar tidak melakukan tindakan perusakan.

"Ini ruang publik ini kan hak semua orang menikmati," tutur Moeldoko.

Bukan Mahasiswa, Pelaku Perusakan Saat Demo Semalam Akhirnya Ditangkap

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata