logo


Bertemu Perwakilan AJI, Ketua DPR Tanggapi soal Pasal yang Dinilai Bungkam Pers

Ada 10 pasal yang dipersoalkan, salah satunya adalah pasal penghinaan presiden

24 September 2019 20:31 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. twitter @DPR_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) bertemu dengan sejumlah perwakilan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). AJI menyampaikan pasal-pasal dalam RKUHP yang dinilai berpotensi membungkam kebebasan pers.

Ada 10 pasal yang dipersoalkan, salah satunya adalah pasal penghinaan presiden. Bamsoet mengatakan tidak ada pasal di RKUHP yang ingin membungkam pers.

"Maaf kalau penerimaannya seperti ini. Apa yang disampaikan tadi atas 10 pasal, saya dapat memahaminya. Semangat kami sesungguhnya adalah kami ingin memiliki Kitab UU Hukum Pidana yang punya kita sendiri," kata Bamsoet di ruangan Direktorat Pam Obvit Polda Metro Jaya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9)


Dituding Pembahasan RKUHP Terburu-buru, Panja Bantah, "Kita Buka Partisipasi Rakyat dan Profesi"

"Tapi semangat itu tidak boleh memberangus kebebasan kita, kebebasan pers yang sudah kita miliki selama ini," imbuhnya.

Bamsoet mengatakan bahwa penundaan pengesahan RUU KUHP mungkin dilakukan kajian dan penghapusan terhadap pasal kontroversial.

"Yang pasti saya setuju 10 pasal ini dibahas kembali, didalami kembali. Tidak boleh ada kriminalisasi terhadap insan pers," ujar Bamsoet.

Bamsoet mengungkapkan siap bertemu dengan mahasiswa kapan pun. Ia menyebut bakal ada di gedung DPR hingga mahasiswa membubarkan diri.

"Pokoknya apa pun saya ada di sini sampai jam berapa pun," kata Bamsoet.

Ketua DPR Batal Temui Massa Mahasiswa

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata