logo


Jokowi Gak Hadir di Sidang Umum PBB, PDIP: Sikon dalam Negeri Bahaya Jika Ditinggalkan

Simak berita selengkapnya

24 September 2019 16:00 WIB

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Eva Sundari.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Eva Sundari. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali tidak hadir dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangssa (PBB) yang digelar di Amerika Serikat. Di mana Jokowi meminta Wapres Jusuf Kalla untuk mewakilkan dirinya untuk berbicara di forum tersebut.

Hal ini ditanggapi oleh politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari. Ia mendukung langkah yang diambil oleh Jokowi. Pasalnya, ia melihat kondisi di dalam negeri sedang berbahaya jika ditinggalkan.

Baca Juga: Istana Duga Ada yang Mau Jegal Pelantikan, Netizen: Gak Jadi Pelantikan, Masih Ada Hari Esok


Gibran Ingin Maju di Pilwakot Solo, PDIP: Sudah Tidak Ada Kesempatan

Gibran Ingin Maju di Pilwakot Solo, PDIP: Sudah Tidak Ada Kesempatan

"Sikon dalam negeri bahaya (jika) ditinggalkan. Saya setuju enggak usah datang, walau datang dia suka bikin kejutan," ujar Eva yang juga telah diberitakan Sindonews.com (24/9).

Menurutnya, keputusan Jokowi mementingkan urusan di dalam negeri sudah tepat. Mengingat kondisi saat ini ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang menganggu dan menggagalkan pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

"Kan banyak ontran-ontran menjelang pelantikan termasuk demo mahasiswa dan Gerakan Aliansi Rakyat," pungkasnya.

Putra Jokowi Masuk PDIP, Demokrat: Selamat Datang

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata