logo


Menag Sebut RUU Pesantren Menguntungkan Ponpes

RUU Pesantren merupakan upaya negara untuk memfasilitasi pesantren di Indonesia

24 September 2019 02:30 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan pendapatnya saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/5).
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan pendapatnya saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/5). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren merupakan upaya negara untuk memfasilitasi pesantren di Indonesia.

"Jadi undang-undang itu sangat menguntungkan pondok pesantren karena itu bukti pengakuan, afirmasi, dan fasilitasi negara atas eksistensi pondok pesantren," kata Lukman di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Lukman menyebut pada hari Selasa (24/9) RUU Pesantren akan dibawa ke rapat paripurna DPR atau pembicaraan tingkat dua.


Cerita Maman Imanulhaq Bantu Santri Miskin, Malah Dikasih Kain Kafan

"RUU Pesantren insyaallah besok akan dibawa ke paripurna dan untuk mendapatkan pengesahan di tingkat dua," ujar Lukman.

Lukman berharap tak ada pihak yang mempermasalahkan RUU Pesantren.

"Mudah-mudahan tidak ada yang dipermasalahkan karena memang undang-undang itu betul-betul untuk tidak hanya rekognisi, pengakuan terhadap pesantren yang diberikan kepada negara, tapi juga afirmasi dan fasilitasi," kata dia.

Soal Polemik Film The Santri, UAS Bilang, "Gak Bisa Bedakan Mana Toleransi, Mana Telor Asin"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata