logo


Riau Dikepung Asap, Gubernur Tetapkan Status Darurat Polusi Udara

Ribuan masyarakat Riau juga terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

23 September 2019 17:54 WIB

Kabut Asap
Kabut Asap Kementerian Perhubungan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selama satu bulan, beberapa daerah di Riau diselimuti kabut asap. Bahkan kondisi ini membuat sekolah dan sejumlah penerbangan dibatalkan. Ribuan masyarakat Riau juga terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Karena itu, Gubernur Riau Syamsuar menetapkan status darurat pencemaran atau kabut asap di udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Mulai hari ini kita tetapkan keadaan darurat pencemaran udara di Riau," ujar Syamsuar saat konferensi pers Senin (23/9).

Syamsuar menjelaskan, masa status darurat berlaku mulai hari ini hingga 31 September. Namun jika kondisi udara di Riau masih belum berubah, maka masa berlaku status tersebut akan diperpanjang.


UAS Serukan Pembakar Hutan Digantung dan Ditembak di Monas, Netizen: Ustaz Sesat!!

"Semoga ada perubahan, hujan segera turun. Kita lihat dulu kondisinya," ucap Syamsuar.

Dalam penanggulangan kebakaran hutan dan kabut asap, Syamsuar menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Kahutla Riau itu. Dia memimpin segala upaya penanggulangan di segala aspek penanganan karhutla di Riau.

Syamsuar mengaku pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk evakuasi bagi warga yang rentan terkena dampak asap. tempat itu berupa posko kesehatan. Bisa dimanfaatkan masyarakat, anak-anak dan ibu hamil. Namun bagi pengidap asma, akan dirujuk ke rumah sakit.

Kerusuhan di Wamena Bikin Warga Pendatang Ngungsi ke Polres

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu