logo


Kerusuhan di Wamena Bikin Warga Pendatang Ngungsi ke Polres

"Sekarang warga pendatang mengungsi semua di Kodim, Koramil, Polres. Mereka pendatang sudah diancam, kasihan pendatang-pendatang ini, sudah kami lakukan upaya kemanusiaan (mengevakuasi ke pengungsian),"

23 September 2019 17:42 WIB

Demo Wamena
Demo Wamena Oke Zone

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Warga pendatang di Wamena mengungsi ke kantor polisi-TNI. Pasalnya, keselamatan mereka bisa terancam akibat kerusuhan di Wamenda, Jayawijaya, Papua.

"Sekarang warga pendatang mengungsi semua di Kodim, Koramil, Polres. Mereka pendatang sudah diancam, kasihan pendatang-pendatang ini, sudah kami lakukan upaya kemanusiaan (mengevakuasi ke pengungsian)," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya dilansir dari detikcom, Senin (23/9).

Kerusuhan di Wamena bermula dari bentrok antara massa PGRI dengan pelajar Yayasan Yapis yang menolak ikut demonstrasi. Dari sini massa PGRI yang belakangan diketahui disusupi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berseragam SMA melakukan tindakan anarkistis.


Ketika Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu dalam Aksi “Gejayan Memanggil”

Tonny menyebut aparat gabungan sempat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Diduga kerusuhan ini sengaja diciptakan untuk menunjukkan kondisi terkini ke pihak luar.

"Dia mau kasih tunjuk ini loh Papua rusuh. Tadi kita sempat baku tembak sama KKB. Kita lagi evakuasi, mereka tembakin," sebut Tonny.

Selain di Wamena, kerusuhan terjadi di Expo Waena, Jayapura. Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menyerang aparat saat dipulangkan dari aula Universitas Cenderawasih (Uncen).

Mereka mendadak menyerang aparat setibanya di Expo Waena. Satu prajurit TNI Praka Zulkifli gugur karena luka bacokan. Sedangkan enam anggota Brimob terluka dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

Pimpinan DPR dan Petinggi Fraksi Temui Jokowi, Ada Apa?

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu