logo


Kementerian ESDM Bangun 10 Unit Sumur Bor untuk Warga Kendal

Sumur bor dapat melayani lebih dari 33 ribu jiwa

23 September 2019 13:21 WIB

10 Unit Sumur Bor Berikan Akses Air Bersih Bagi 33 Ribu Warga Kendal
10 Unit Sumur Bor Berikan Akses Air Bersih Bagi 33 Ribu Warga Kendal Dok. Kementerian ESDM

KENDAL, JITUNEWS.COM - Kendal sebagai kabupaten yang termasuk daerah kesulitan air bersih di wilayah Provinsi Jawa Tengah menjadi sasaran program pembuatan sumur bor Kementerian ESDM.

Melalui Badan Geologi, Kemeneterian SDM telah membangun 10 unit sumur bor telah dibangun di wilayah tersebut. Sumur bor ini dapat melayani lebih dari 33 ribu jiwa penduduknya.

Menut Widyo Sunaryo, Staf Khusus MESDM Bidang Polhukkam dan Antar Lembaga pihaknya telah membangun sepuluh sumur dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 706.406,4 m3 per tahun.


Kementerian ESDM Sebut Sumsel Jadi Provinsi Ideal untuk Bangun Politeknik Energi dan Pertambangan

"Hingga Agustus 2019, di Kabupaten Kendal telah sepuluh unit sumur dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 706.406,4 m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 33.257 jiwa penduduk," ujar Widyo Sunaryo, saat meresmikan 3 unit sumur bor yang baru selesai dibangun, yang dipusatkan di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal (20/9).

Dengan menelan biaya sebesar Rp1,2 milyar Sumur-sumur bor tersebut memiliki spesifikasi kedalaman : 122 s/d 150 meter, pompa selam 3 PK, Pembangkit Genset 12 kVA, dan reservoir (bak penampung) berkapasitas 5.000 Liter. Ketiga sumur bor yang telah diresmikan itu berlokasi di Desa Sudipayung, Kec. Ngampel, Desa Jambearum, Kec. Patebon, dan Desa Ngadiwarno, Kec. Sukorejo

"Mengingat sumur bor ini dibangun dengan anggaran yang cukup besar dan menggunakan APBN, kami harap agar sumur tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat," imbuhnya.

Badan Geologi, Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 2288 unit sumur bor tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3/tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa. Data ini meliputi pembangunan sumur sampai dengan Agustus 2019.

Program ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di daerah sulit air, sehingga pemerintah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program ini agar dapat dibangun lebih banyak sumur bor dalam di seluruh wilayah Indonesia yang masih kesulitan air bersih.

Untuk diketahui pada tahun anggaran 2019 ini, Kementerian ESDM telah menganggarkan sebanyak 650 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kementerian ESDM Terima Penghargaan Terbaik 1 BMN Awards dan Opini WTP

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman