logo


Ternyata Ini Penyebab Demo Wamena Berujung Ricuh

Demonstrasi yang berlangsung di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, berlangsung anarkis pada Senin (23/9).

23 September 2019 12:33 WIB

Demo Wamena
Demo Wamena Oke Zone

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demonstrasi yang berlangsung di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, berlangsung anarkis pada Senin (23/9). Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja menyebutkan ratusan mahasiswa yang eksodus dari kota studi luar Papua ingin mendirikan posko di halaman kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Abepura, Kota Jayapura. Namun, posko tersebut tidak diizinkan pihak Uncen.

"Jadi mereka ini adalah mahasiswa luar Papua yang tanpa izin dari Uncen mau mendirikan posko mahasiswa dan itu tidak dibenarkan," kata Kapolda di Abepura, Kota Jayapura, dilansir dari merdeka.com, Senin (23/9).

Oleh karena itu, aparat kepolisian dibantu Brimob BKO Nusantara membubarkan mereka. Rudolf mengatakan, pembubaran tersebut dilakukan agar perkuliahan di Uncen tetap berjalan.


Soal Gelar Putera Reformasi, Andre Rosiade Nilai Jokowi Belum Layak

"Jadi, kita bubarkan mereka supaya tidak jadi posko dan perkuliahan di Uncen tidak macet. Nah, kami melakukan pendekatan negosiasi supaya persoalan ini tidak jadi keuntungan bagi mereka," katanya.

"Karena hari ini ada Sidang Umum PBB hari pertama, kami dari Polri tidak ingin hal ini jadi negatif buat kami, sehingga kami berusaha untuk bernegosiasi untuk pulangkan mereka," katanya lagi.

Mantan Kapolda Papua Barat itu mengatakan jumlah mahasiswa eksodus itu sekitar 600 orang. "Lumayan jumlahnya, ada 20 mobil (truk) yang angkut dikalikan 30 orang. Mereka kita kembalikan ke Expo Wamena, karena titik kumpul mereka di sana," katanya.

Demo Wamena Berujung Anarkis, Kantor Bupati Dibakar

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu