logo


Dapat Penghargaan Putera Reformasi, Istana Buka Suara, "Jokowi Gak Begitu Karakternya"

Simak berita selengkapnya

22 September 2019 14:47 WIB

Joko Widodo / Jokowi
Joko Widodo / Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperoleh penghargaan sebagai putera reformasi dari Universitas Trisakti. Hal ini ditanggapi oleh pihak Istana, yaitu Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin.

Ngabalin meminta Trisakti untuk memberikan alasan dan dasar mengapa Jokowi mendapat gelar tersebut. Dan ia menegaskan Jokowi bukanlah orang yang memiliki tipikal ingin selalu dipuji.

Baca Juga: Sebut Pelayanan Kesehatan di Jakarta Memprihatinkan, Netizen ke Sandi, "Saat Jadi Wagub Ngapain?"


Presiden Dapat Penghargaan Putera Reformasi, Gerindra ke Jokowi, "Maaf Belum Layak"

Akui Diminta Jokowi Jadi Menteri, Adian Napitapulu Malah Minta Ampun ke Presiden, "Saya 4 Kali...."

"Tentu nanti yang menjawab itu adalah Trisakti karena Presiden Joko Widodo sendiri itu kalau orang Jawa bilang, nyuwun sewu ya, mohon maaf, nyuwun sewu, tidak pergi ke sana kemari, cari-cari muka untuk dihormati, dipuja, Presiden Jokowi tidak begitu karakternya," ujar Ngabalin di Jakarta, (22/9).

"Pak Jokowi itu wong deso, alami, hidupnya tidak terpisahkan dari hidup seorang masyarakat biasa yang dianugerahi Allah SWT dengan kuasa sebagai presiden. Jadi, kalau Jokowi itu penampilannya ya bagitu, makanya seadanya, tidak ke sana ke mari untuk disanjung-sanjung, dipuji. Jokowi wong Solo, wong deso, jadi biasa-biasa saja," imbuhnya.

Ia juga mengaku akan mengecek surat keputusan dari Universitas Trisakti perihal penghargaan tersebut. "Nanti Senin saya cek ya, saya kasih kabar," pungkasnya.

Jokowi Tunda Pengesahan RKUHP, Pihak Prabowo: Drama Presiden, Seolah yang Salah Hanya DPR

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata