logo


Jokowi Tunda Pengesahan RKUHP, Pihak Prabowo: Drama Presiden, Seolah yang Salah Hanya DPR

Simak berita selengkapnya

22 September 2019 14:03 WIB

IG @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi keputusan Presiden Jokowi untuk menunda pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Dahnil menegaskan hal tersebut merupakan hanya sebuah kepura-puraan alias drama dari seorang presiden. Di mana tujuannya adalah agar yang terlihat salah hanya DPR saja.

Baca Juga: Presiden Dapat Penghargaan Putera Reformasi, Gerindra ke Jokowi, "Maaf Belum Layak"


Prabowo Menolak Tegas UU KPK

Akan Dilantik Jadi Anggota DPR, Mulan Jameela Malah Bahas Halal dan Haram, Kenapa?

Lebih lanjut, ia berujar seharusnya langkah yang diambil Jokowi ini juga dilakukan saat pembahasan RUU KPK.

"Mengapa tidak demikian dengan RUU KPK kemarin, apa bedanya? Publik disodorkan drama Presiden, agar seolah yang salah adalah DPR saja, yang digebukin publik DPR, padahal terang ini drama Pak Presiden," tulis Dahnil di laman Twitternya (21/9).

Pengesahan RUKHP seharusnya dijadwalkan oleh DPR pada 24 September 2019 mendatang, tetapi diminta oleh Jokowi untuk ditunda karena ada pasal-pasal yang harus ditinjau ulang.

Presiden Dapat Penghargaan Putera Reformasi, Gerindra ke Jokowi, "Maaf Belum Layak"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata