logo


Apa yang Harus Dilakukan Jika Ban Mobil Pecah di Jalan?

Ini Caranya

21 September 2019 11:33 WIB

Mobil Suzuki APV mengalami pecah ban di Jalan Tol Pejagan-Pemalang KM 269 A, Kabupaten Tegal, Jumat (20/9). Ist (Tribunnews)
Mobil Suzuki APV mengalami pecah ban di Jalan Tol Pejagan-Pemalang KM 269 A, Kabupaten Tegal, Jumat (20/9). Ist (Tribunnews)
dibaca 172 x

Kecelakaan mobil akibat pecah ban kerap kali terjadi. Umumnya kejadian ini terjadi saat kendaraan sedang melintas di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Ada beberapa penyebab ban mobil pecah mendadak. Namun paling utama disebabkan karena tekanan udara pada ban yang tidak sesuai.

Pecah ban bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Buat kamu yang mengalami pecah ban saat kecepatan rendah, mungkin tidak terlalu sulit untuk menjaga mobil agar tetap stabil. Namun bagaimana jika hal tersebut terjadi saat melaju di kecepatan tinggi?

Berikut tiga hal yang harus kamu lakukan jika ban mobil pecah di jalan:


Soal Pameran Dunia, Pemerintah Lebih Plih Gesits Ketimbang Esemka

Bersikap Tenang (Tidak Panik)

Sekali lagi, kejadian ban pecah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Kejadiannya pun berlangsung cepat dengan guncangan yang hebat. Bila mengalami pecah ban, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah jangan panik. Segera hidupkan lampu hazard pandangan tetap fokuskan ke depan dan kendalikan mobil dengan mengurangi kecepatan secara perlahan.

Lepas Gas dengan Perlahan

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah melepas gas secara perlahan. Saat dalam kondisi pecah ban, kamu pasti berpikir untuk segera menepikan mobil di pinggir jalan. Namun satu hal yang perlu diingat, kamu tidak boleh menginjak pedal rem pada kondisi tersebut.

Pasalnya, dalam kondisi seperti itu, daya cengkeram ban yang tidak rata justru akan membahayakan lantaran bakal menyebabkan mobil melintir saat direm. Yang perlu dilakukan adalah mengangkat pedal gas secara perlahan dan biarkan mobil melambat dengan sendirinya.

Selain itu, kamu juga wajib menahan setir agar tetap lurus serta tidak melakukan manuver menikung secara mendadak.

Counter Steering

Wajib mengetahui ban mana yang mengalami kerusakan, apakah ban depan atau belakang. Jika ban belakang yang pecah, kamu akan lebih mudah mengendalikan laju kendaraan.

Namun jika yang pecah adalah ban depan, kamu perlu berhati-hati mengendalikannya. Yang perlu kamu lakukan adalah melakukan counter steering atau memutar lingkar kemudi ke arah berlawanan dari posisi ban yang meletus. Misalnya, jika ban sebelah kiri pecah, maka dengan sendirinya kemudi akan terasa berat ke kiri hingga membuat miring laju mobil.

Di saat seperti ini, kamu bisa memutar setir ke arah sebaliknya (kanan) untuk menyeimbangkan mobil tetap stabil berada di jalurnya. Namun perlu diingat, jangan melakukan manuver ini secara mendadak dan biarkan mobil berhenti karena kehabisan momentum.

Ditulis oleh: Arief Zaafril Razaqtiar

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Hanif Dhakiri Jadi Plt Menpora, Pengamat: Untuk Senangkan PKB

Halaman: 
Admin : Raka Kisdiyatma