logo


Soal KUHP, Menkum HAM: Sosialisasi Dulu, Tidak Otomatis Berlaku

Yasonna menyebut pihak yang tidak puas dengan KUHP baru bisa melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi

21 September 2019 07:15 WIB

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengatakan bahwa RUU KUHP tidak berlaku secara otomatis karena perlu dilakukan sosialisasi sebelum KUHP diberlakukan.

"Tadi saya katakan, ini UU kalau nanti diberlakukan memerlukan waktu dua tahun untuk bisa diberlakukan. Sosialisasi dulu, tidak otomatis berlaku seperti UU yang lain," kata Yasonna di kantor Kemenkum HAM, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).

Menurutnya, sosialisasi harus dilakukan agar tidak ada yang salah dalam menafsirkan pasal-pasal dalam KUHP yang baru.


Soal Aturan Unggas Nyelonong, Yasonna: Jangan Dikatakan Mengkriminalisasi

Yasonna menyebut pihak yang tidak puas dengan KUHP baru bisa melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

"Jadi disosialisasi ke penegak hukum, supaya tafsirannya bener, kepada pengacara, kepada hakim, kepada pendidik supaya jangan salah mengajarkannya. Kalau nggak puas, kalau merasa ada pelanggaran hak konstitusional, ada Mahkamah Konstitusi," ujar Yasonna.

Soal Pasal Santet, Ini Penjelasan Menkum HAM

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata